JAKARTA, Rilpolitik.com – Himpunan Aktivis Milenial Indonesia (HAMI) menyatakan dukungan terhadap Komjen Pol. Prof. Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho sebagai calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang dikabarkan akan menempati posisi strategis lain di pemerintahan.
Koordinator Nasional HAMI, Asip Irama, menyebut Komjen Rudy sebagai figur yang memiliki integritas, pengetahuan, pengalaman, serta pemahaman mendalam terhadap hukum dan dinamika institusi Polri.
“Komjen Rudy Heriyanto telah menunjukkan kepemimpinan yang kuat dan kemampuan lintas sektor, baik saat menjabat sebagai Kapolda Banten maupun Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan,” kata Asip dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (3/6/2025).
Asip juga menyoroti latar belakang akademik Komjen Rudy sebagai guru besar hukum di Universitas Lampung, yang dinilai memperkuat perspektif strategis dan etis dalam penegakan hukum.
“Keahlian di bidang reserse dipadukan dengan wawasan akademik menjadikan beliau sosok yang mampu memimpin Polri secara profesional, adil, dan transparan,” tambah Asip.
Sepanjang kariernya di kepolisian, Rudy Heriyanto pernah menduduki sejumlah jabatan penting, antara lain Kapolresta Jakarta Barat, Kapolda Banten, serta Kepala Divisi Hukum Polri. Ia juga terlibat dalam pengelolaan kebijakan di luar institusi Polri ketika dipercaya menjadi Sekjen di Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Asip menyebut pengalaman tersebut menunjukkan kapasitas adaptif Rudy dalam menghadapi persoalan hukum maupun birokrasi lintas sektor.
“Kami melihat pengalaman lintas sektoral itu sebagai bukti bahwa Komjen Rudy bukan hanya piawai di bidang teknis kepolisian, tetapi juga mampu memahami dinamika pelayanan publik secara menyeluruh. Ini penting untuk memimpin institusi sebesar Polri yang bersinggungan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.
“Kami menilai Komjen Rudy adalah figur yang tidak hanya tegas dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki orientasi kuat pada pelayanan publik. Beliau memiliki visi untuk menjadikan Polri lebih humanis, terbuka, dan dekat dengan masyarakat,” ujar Asip.
HAMI juga menekankan pentingnya proses pemilihan Kapolri yang terbuka dan akuntabel, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
“Kami berharap DPR dan Presiden mempertimbangkan dengan saksama kandidat yang tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga layak secara moral dan profesional,” tutup Asip.
Komjen Rudy Heriyanto lahir di Jakarta pada 17 Maret 1968 dan merupakan lulusan Sekolah Perwira Polri tahun 1993. Sepanjang kariernya, ia aktif di bidang hukum, investigasi, serta manajemen kelembagaan, baik di dalam maupun di luar Polri.







![Prodi HPI Fakultas Syariah UIN Jember Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau 2026. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260413-WA0001-350x220.jpg)








