JAKARTA, Rilpolitik.com – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis mendukung Presiden Prabowo Subianto jika mau menjadi mediator konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Menurutnya, hal itu sesuai dengan amanah konstitusi, yaitu menyebarkan perdamaian dunia.
“Bismillah fi amanillah, saya dukung inisiasi Presiden @prabowo untuk memerankan politik bebas aktif amanah konstitusi Indonesia untuk
Menyebarkan perdamaian di muka bumi,” kata Kiai Cholil lewat unggahannya di X, Senin (2/3/2026).
Dia mengatakan, Islam sangat menghormati orang yang menjadi juru damai. “Islam memandang sangat terhormat bagi juru damai,” ujarnya.
Ia pun mendoakan Prabowo sukses dalam upaya mendamaikan negara yang sedang berkonflik.
“Hati-hati Pak Presiden, selamat dan sukses,” tutup dia.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan kesiapan Presiden Prabowo Subianto untuk bertolak ke Teheran memfasilitasi dialog antara AS dan Iran. Indonesia menyesalkan gagalnya perundingan antara AS dan Iran, yang telah berdampak pada eskalasi militer di kawasan Timur Tengah.
Indonesia menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog dan diplomasi. Indonesia kembali menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara serta menyelesaikan perbedaan melalui cara damai.
“Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi,” tulis Kemlu RI di X, Sabtu (28/2/2026).
(Ah/rilpolitik)
















