JAKARTA, Rilpolitik.com – Mahkamah Konstitusi (MK) tengah menggelar sidang pembacaan putusan gugatan hasil Pilpres 2024 di Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta, hari ini, Senin (22/4/2024). Pakar hukum ilmu komunikasi Universitas Airlangga Surabaya (UNAIR), Prof Henri Subiakto pesimis majelis hakim akan memutus perkara secara jujur dan adil.
“Saya masih sulit percaya dengan hakim hakim MK yang akan memutus perkara sengketa Pemilu hari ini secara jujur dan adil,” kata Henri dalam unggahannya di X hari ini.
Menurut Henri, semua aspek politik dan hukum sudah dikuasai untuk mengamankan kepentingan politik dinasti keluarga Presiden Joko Widodo.
“Karena upaya kekuatan yang ingin mengamankan kepentingan politik dinasti itu sangat sistematis, kuat dan berlapis di semua aspek politik dan hukum,” ujar dia.
Dia menyebut Mahkamah Konstitusi telah menjadi panggung drama hukum di negeri ini sesuai dengan kepentingan kekuasaan.
“Jadi drama tak hanya ada di dunia politik tapi juga ada di panggung hukum Mahkamah Konstitusi,” katanya.
Dia pun mengatakan bahwa ini menjadi akhir dari demokrasi di Indonesia.
“Wasalam Demokrasi indonesia. Wasalam moralitas dan cita cita kebaikan demokrasi untuk Indonesia,” pungkasnya.
(Iqb/rilpolitik)









![Prodi HPI Fakultas Syariah UIN Jember Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau 2026. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260413-WA0001-350x220.jpg)






