JAKARTA, Rilpolitik.com – Pembukaan Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang digelar di Hotel Mercure Convention Center Ancop, Jakarta Utara pada Sabtu (27/9/2025) berlangsung ricuh.
Kericuhan terjadi usai muktamar yang diagendakan berlangsung hingga Senin (29/9/2025) itu secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono.
Dalam momen tersebut, para pendukung calon ketua umum PPP terlibat aksi baku hantam. Bahkan, kursi pun ikut melayang.
Para kader partai Ka’bah itu juga terlibat adu teriakan antara yang menginginkan perubahan dan lanjutkan.
Sebagai informasi, terdapat tiga nama yang masuk bursa calon ketum PPP. Tiga nama itu adalah Muhamad Mardiono, Agus Suparmanto, dan Husnan Bey Fananie.
Juru bicara PPP, Usman atau Donnie Tokan menilai teriakan-teriakan dalam pelaksanaan muktamar merupakan sesuatu yang wajar. Terlebih, terdapat tiga nama yang masuk bursa calon ketum PPP pada muktamar kali ini.
“Itu pro kontra pasti, kalau calonnya ada dua, tiga, pasti,” kata Donnie di Ancol, Sabtu.
Namun, kata dia, menjadi tidak wajar karena teriakan itu disertai keributan. Ia menyayangkan peristiwa tersebut terjadi. Menurutnya, pihak keamanan mestinya bisa mengantisipasi.
“Barangkali keamanan tak sigap untuk menenangkan,” ujarnya.
Meski begitu, ia memastikan keributan bukan dilakukan oleh pengurus partai, tetapi dilakukan oleh kader partai.
“Yakin saya, pengurus harian, pengurus DPW, DPC, tidak melakukan hal seperti itu pastinya,” ujar Donnie.
(Ah/rilpolitik)








![Prodi HPI Fakultas Syariah UIN Jember Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau 2026. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260413-WA0001-350x220.jpg)







