JAKARTA, Rilpolitik.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) bertemu Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di Surabaya pada Minggu (28/12/2025).
Pertemuan berlangsung di Pondok Pesantren Miftachussunnah Surabaya yang diasuh oleh Miftachul Akhyar. Turut hadir dalam pertemuan tersebut adalah Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
Mereka menunjukkan keakraban setelah sebelumnya hubungan mereka panas karena konflik internal.
Keakraban itu diabadikan Gus Yahya dan diunggah melalui akun Instagram resminya, @yahyacholilstaquf. Dalam unggahannya, Gus Yahya mengaku sangat bersyukur karena kembali rukun.
“Rasa syukur tak terperi, kala bertaut kembali, mushāfahah kembali, tertawa hangat kembali. Alhamdulillāh,” kata Gus Yahya dalam unggahannya, dikutip Senin (29/12/2025).
Gus Yahya sendiri mengaku tidak marah atas dinamika yang terjadi di internal PBNU beberapa bulan ini. Ia mengaku sedih atas konflik yang terjadi di internal PBNU. Namun, kata dia, kesedihan itu saat ini sudah sirna.
“Sejujurnya, dalam persoalan ini, hampir saya tidak punya rasa marah sama sekali, rasa benci sama sekali, yang ada hanya kesedihan terus-menerus,” ujarnya.
“Kesedihan itu hari ini luruh, berganti mendiami tekad berkhidmat tanpa sisa,” imbuhnya.
Gus Yahya kemudian menyampaikan terima kasih kepada para Kiai Sepuh, Mustasyarīn, Ruasa’ dan Kuttab, serta para pencinta dan warga Nahdlatul Ulama.
“Mari kita rawat jagat, membangun peradaban dengan kebeningan hati, jernih, ikhlas, ibtighā’an lī mardhātillāh,”
tutupnya.
(War/rilpolitik)








![Prodi HPI Fakultas Syariah UIN Jember Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau 2026. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260413-WA0001-350x220.jpg)







