JAKARTA, Rilpolitik.com – Mantan Juru Bicara Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Dino Patti Djalal menduga adanya ‘kekuatan siluman’ di balik peristiwa penjarahan rumah mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani beberapa waktu lalu.
Kekuatan siluman ini disebut Dino secara diam-diam melakukan penggalangan massa dan memobilisasinya untuk menarget penjarahan rumah Sri Mulyani.
Pernyataan itu disampaikan Dino lewat video yang diunggah di akun X resminya pada Jumat (19/9/2025).
“Saya meyakini bahwa penjarahan terhadap rumah pribadi mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani melibatkan tangan-tangan siluman,” kata Dino dikutip rilpolitik.com, hari ini.
Dino membeberkan sejumlah argumentasi untuk memperkuat dugaan adanya ‘kekuatan siluman’ di balik penjarahan rumah Sri Mulyani.
Pertama, Dino mengaku sudah 25 tahun mengenal Sri Mulyani, tetapi sampai saat ini tidak pernah tahu alamat rumah pribadi yang bersangkutan. Ia merasa heran ada ratusan bahkan ribuan orang yang tiba-tiba datang melakukan penjarahan.
“Berarti ada yang mencari informasi tersebut dan memberikannya kepada massa dan ini berarti ada konspirasi,” ujarnya.
Kedua, Dino menyebut pelaku penjarahan berasal dari luar Jakarta atau dari wilayah yang jauh dari kediaman Sri Mulyani. Ia mengungkap keanehan mereka yang secara khusus justru hanya menargetkan rumah Sri Mulyani.
“Dan saya yakin sebagian besar bahkan mungkin semuanya tidak ada yang tahu bahwa yang mereka jarah itu adalah rumah Sri Mulyani,” ucapnya.
“Mereka datang juga tidak sendiri-sendiri, mereka semua datang rame-rame secara bersamaan dan diangkut dengan truk dan ini berarti ada proses mobilisasi orang-orang yang melakukan penjarahan secara terencana,” imbuh dia.
Ketiga, lanjutnya, penjarahan terjadi pada pukul 1 dan 3 pagi yang disebutnya sebagai waktu beristirahat.
“Ini aneh karena biasanya orang kalau menjarah itu di siang hari. Jam 1 pagi adalah waktu di mana orang sedang tidur nyenyak. tidak ada orang yang sedang tidur nyenyak dan kemudian bangun rame-rame jam 1 pagi untuk pergi jauh ke suatu rumah khusus, hanya satu rumah khusus, untuk menjarah rumah tersebut,” katanya.
Hal itu, kata dia, menunjukkan bahwa ada yang pihak mengatur gerakan massa tersebut. Sebabnya, ia menduga bahwa penjarahan rumah Sri Mulyani merupakan aksi yang direncakan kekuatan siluman.
“Ini berarti para penjarah sudah dikondisikan dan diatur untuk bertemu pada titik tertentu pada waktu tertentu pada saat sedang sepi di waktu malam dan juga mungkin untuk menghindarkan clash dengan penduduk di sekitar rumah Sri Mulyani,” ujarnya.
“Dan ini otomatis berarti ada timeline yang sudah diatur dan ditetapkan sebelumnya. Karenanya, saya berpandangan bahwa penjarahan terhadap rumah Sri Mulyani ini merupakan aksi yang direncanakan dan direkayasa oleh kekuatan siluman. ini bukan sesuatu hal yang spontan dan alami dari masyarakat. Dan saya benar-benar berpandangan bahwa Sri Mulyani apapun alasannya menjadi target dari Kekuatan tersebut,” tambah dia.
Ia pun meminta kepolisian dan intelijen negara untuk melakukan investigasi atas peristiwa penjarahan tersebut. Ia menyebut banyak video dan foto serta saksi yang bisa ditelusuri dalam pejarahan itu.
“Hal inilah yang perlu diinvestigasi baik oleh polisi namun juga oleh Badan Intelijen Negara. Siapa yang merencanakan, apa motivasinya, siapa yang mengendarai truk dan siapa yang membayar truk tersebut, siapa yang memberikan komando di lapangan. Saksi dan pelakunya banyak sekali. Video dan fotonya juga ada di mana-mana. Silakan tanyakan kepada mereka pasti akan ada yang bersuara,” katanya.
Lebih lanjut, Dino mengungkap alasan dirinya bersuara terkait penjarahan rumah Sri Mulyani. Ia tidak terima Sri Mulyani yang dikenal sebagai sosok yang baik dan jujur serta berintegritas itu dizalimi.
“Silahkan kejar dan maki-maki para koruptor. Sri Mulyani bukan koruptor. Sri Mulyani adalah seorang idealis yang selalu mencoba memberikan yang terbaik bagi rakyat Indonesia dengan segala keterbatasan dan tekanan politik yang dihadapinya,” tegasnya.
Ia pun mengungkit jasa besar Sri Mulyani terhadap Indonesia. Salah satunya adalah merintis dan membangun program beasiswa LPDP untuk putra-putri terbaik Indonesia.
“Program LPDP adalah salah satu program pembangunan sumber daya manusia yang paling baik dan paling mulia yang pernah dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Dan saya tahu ini, karena saya juga pengajar di LPDP. Program LPDP ini melahirkan paradigma baru bahwa upaya untuk mencerdaskan bangsa Indonesia itu bukan tanggung jawab negara lain, tapi tanggung jawab utama bangsa kita sendiri dan kita tidak boleh pelit untuk berinvestasi untuk pendidikan anak-anak kita sendiri,” ujarnya.
“Kalau suatu hari Indonesia menjadi negara yang maju, modern, makmur, dan bersih itu antara lain adalah akibat kontribusi dari puluhan ribu dan bahkan ratusan ribu lulusan LPDP yang kita banggakan ini. Dan Sri Mulyani adalah bagian penting dari inisiatif besar nation building ini,” tegas dia.
(Ah/rilpolitik)








![Prodi HPI Fakultas Syariah UIN Jember Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau 2026. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260413-WA0001-350x220.jpg)







