NasionalPolitik

Ahmad Sahroni Minta MUI Fokus Urus Sertifikat Halal: Jangan Urusin Konser!

×

Ahmad Sahroni Minta MUI Fokus Urus Sertifikat Halal: Jangan Urusin Konser!

Sebarkan artikel ini
Ahmad Sahroni.
Ahmad Sahroni.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni tiba-tiba menyentil Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sahroni meminta organisasi tersebut untuk fokus pada kerja-kerja yang memang menjadi tugas MUI.

Hal itu disampaikan Sahroni lewat unggahannya di akun media sosial resminya, Senin (12/10/2026).

Belum diketahui secara pasti alasan dari postingan tersebut. Namun, ia meminta MUI untuk tidak mengurusi konser.

“MUI fokus pada kerja sertifikat halal yah, jangan urusin konser-konser. Banyak tugas di internal MUI yang perlu dikerjakan,” tulis Sahroni.

Sahroni menyarankan MUI untuk fokus pada kerjaannya sendiri yang lebih penting dan membutuhkan penanganan khusus.

“Fokus pada kerja-kerja yang memang butuh kekhususan. Contoh sertifikat halal jangan sampai ada masalah. Itu lebih penting,” ujarnya.

Diketahui, MUI belakangan ini menyatakan penolakannya terhadap konser penyanyi asal Italia, Andrea Bocelli, yang dijadwalkan digelar di Candi Borobudur pada 31 Oktober 2026 dan Jakarta pada 3 November 2026.

Desakan tersebut muncul setelah pemerintah membatalkan rencana konser musisi asal Amerika Serikat, Israel Houghton, bersama grup musik Israel & New Breed di Indonesia.

Penolakan dilakukan karena konser tersebut melibatkan figur yang dinilai memiliki keterkaitan dengan dukungan terhadap Israel.

“Konser Andrea Bocelli harus dibatalkan demi menjaga prinsip keberpihakan kita pada kemanusiaan,” kata Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Prof Sudarnoto Abdul Hakim, dikutip dari situs resmi MUI.

Sudartono mengatakan Bocelli memiliki rekam jejak disebut pernah terlibat dalam kegiatan penggalangan dana untuk militer Israel atau Israel Defense Forces (IDF) di Los Angeles, Amerika Serikat, pada 2010.

Selain itu, penyanyi tenor tersebut juga diketahui pernah menggelar konser di Tel Aviv, Israel, pada 2022.

MUI menilai keterlibatan dalam kegiatan yang mendukung militer Israel bertentangan dengan sikap Indonesia yang selama ini menentang penjajahan terhadap Palestina.

Sudarnoto menegaskan, Indonesia memiliki komitmen historis dan konstitusional untuk mendukung kemerdekaan Palestina serta menolak segala bentuk penjajahan.

“Jangan berikan panggung kepada siapa pun yang ikut mendanai pembunuh warga Gaza dan Palestina,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *