JAKARTA, Rilpolitik.com – Terpilihnya politikus Partai Gerindra Ahmad Muzani sebagai Ketua MPR dan politikus PDI Perjuangan Puan Maharani sebagai Ketua DPR dinilai menjadi bukti melemahnya power Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan bangkitnya kekuataan politik Megawati Soekarnoputri.
Hal itu disampaikan pegiat media sosial, Jhon Sitorus di X melalui akunnya, JhonSitorus_18 dikutip pada Jumat (4/10/2024).
Jhon Sitorus secara radikal menyebut Jokowi sudah keok. Hal itu lantaran Golkar gagal merebut kursi Ketua MPR RI meski merupakan partai pemenang kedua pada Pileg 2024.
Sebagai informasi, Jokowi disebut-sebut akan berlabuh ke Golkar usai lengser dari jabatan Presiden 20 Oktober mendatang.
“Ketua MPRnya dari Gerindra, Ahmad Muzani dan ketua DPRnya dari PDI Perjuangan, Puan Maharani. Jokowi KEOK karena Golkar GAGAL meraih kursi ketua MPR, padahal Golkar adalah peraih suara terbanyak nomor 2 di Pemilu Legislatif,” kata Jhon Sitorus.
Menurut Jhon, posisi Ketua MPR-DPR periode 2024-2029 yang dikuasai Gerindra dan PDIP ini akan berdampak terhadap melemahnya Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden terpilih pendamping Prabowo Subianto.
“Gibran makin mudah DILENGSERKAN, karena tak ada back up politik Jokowi yang menguasai Parlemen,” ujarnya.
Terlebih, kata dia, jika Gerindra dan PDIP ke depan justru berkoalisi. Hal itu dinilai akan semakin sulit menyelamatkan Gibran dari upaya pelengseran.
“Lagi2, buah kesabaran bu Mega perlahan-lahan mulai berhasil. Tak perlu menggebu-gebu, biarkan saja alam yang menentukan siapa yang pantas untuk diperjuangkan,” ungkapnya.
Namun demikian, Jhon menilai Megawati akan memaafkan perlakuan Jokowi dan keluarganya terhadap PDIP pada Pemilu 2024.
“Bu Mega tentu akan memaafkan, karena untuk apa pula dendam kepada keluarga PENGHIANAT? Gak punya kekuatan yang bisa diandalkan pula,” ujarnya.
Lebih lanjut, Jhon kemudian meminta Gibran yang ‘menghilang’ dalam beberapa waktu terakhir ini untuk mulai muncul ke publik.
“Muncullah, jangan sembunyi terus. Lihat dan amati apa yang terjadi di Parlemen,” pungkasnya.
(Faw/rilpolitik)
















