NasionalSerba-serbi

Nikita Mirzani Ngaku Dianiaya Sang Kekasih Inisial IR, Diduga Ajudan Prabowo

×

Nikita Mirzani Ngaku Dianiaya Sang Kekasih Inisial IR, Diduga Ajudan Prabowo

Sebarkan artikel ini
Rizky Irmansyah dan Nikita Mirzani.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Artis Nikita Mirzani mengaku mendapat perlakuan kekerasan mental dan fisik dari kekasihnya berinisial IR. Hal itu disampaikan Niki melalui unggahannya di akun media sosial Instagram miliknya, @nikitamirzanimawardi_172.

Diketahui, Niki sebelumnya dikabarkan menjalin hubungan asmara dengan Rizky Irmansyah. Dia merupakan ajudan dari Calon Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Sebab itu, banyak netizen yang menduga pria berinisial IR yang dimaksud Nikita Mirzani itu adalah Rizky Irmansyah yang notabene ajudan Prabowo.

“Dalam beberapa bulan terakhir, saya telah melakukan perjalanan yang tidak pernah saya duga, yang ditandai dengan rasa sakit dan ketahanan,” kata Nikita Mirzani dikutip rilpolitik.com pada Senin (15/4/2024).

Niki mengaku terpaksa harus membagikan cerita tersebut demi kebenaran di saat rumor hubungan keduanya beredar. Dia menegaskan, cerita ini bukan untuk mendapatkan belas kasihan atau penghakiman dari publik.

“RI, seseorang yang pernah aku cintai, menjadi sumber kekerasan mental dan fisik dalam hidupku. Bekas luka yang dia tinggalkan mengalir dalam, tapi aku menolak untuk membiarkan mereka mendefinisikanku,” tutur dia.

“Saatnya memecah keheningan dan menghadapi kenyataan dari apa yang saya alami,” lanjutnya.

Niki mengaku sudah lama memendam perlakuan IR terhadap dirinya dan sekarang dia memberanikan diri untuk mengungkap semua perlakuan IR yang diterimanya selama ini.

“Sudah terlalu lama, aku menanggung beban tindakannya dalam diam, takut penghakiman atau tidak percaya. Tapi tidak ada lagi. Kesunyianku berakhir di sini, digantikan dengan tekad untuk mengatakan kebenaran,” katanya.

Niki pun mengaku memiliki bukti kekerasan mental dan fisik yang dilakukan IR ke dirinya.

“Bagi mereka yang mungkin meragukan atau mempertanyakan kisah saya, ketahuilah ini: Saya punya bukti, bukti yang berbicara lebih keras daripada kata-kata yang bisa saya ucapkan,” ujarnya.

“Tapi aku memilih untuk tidak terlibat dalam pertarungan kata-kata. Sebaliknya, saya fokus pada penyembuhan dan membangun kembali hidup saya,” sambung dia.

(War/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *