JAKARTA, Rilpolitik.com – Calon legislatif (Caleg) dari PDI Perjuangan, Ferdinand Hutahean menyarankan Calon Wakil Presiden (Cawapres) usungan partainya, Mahfud MD untuk tidak terlalu banyak berbicara terkait wacana penggunaan hak angket dugaan kecurangan Pemilu 2024.
Ferdinand mengatakan, pernyataan Mahfud soal hak angket berpotensi melemahkan perjuangan para pendukungnya di Pilpres 2024.
“Pak Mahfud Yth, sebaiknya Kurang-kurangi bicara yang berpotensi melemahkan darah Perjuangan orang-orang dan partai yang selama ini telah mendukung bapak dan memberi bapak kehormatan sebagai Calon Wakil Presiden,” kata Ferdinand melalui akun X-nya pada Minggu (25/2/2024).
Menurut Ferdinand, Mahfud MD harus paham bahwa tidak semua hal perlu diucapkan ke publik.
“Bapak harus mulai bersikap, bahwa tdk semua hal perlu diucapkan,” pungkas dia. Pada akhirnya kicauannya itu, Ferdinand menyebut akun X Mahfud MD, @mohmahfudmd.
Diketahui, Mahfud MD mengatakan hak angket tak bisa mengubah keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Mahkamah Konstitusi (MK) soal hasil pemilu. Sebab, hasil pemilu atau sengketa pemilu di KPU dan MK memiliki jalurnya sendiri.
Menurut Mahfud, hak angket dapat diajukan oleh DPR kepada pemerintah ihwal kebijakan-kebijakan yang diambil. Dia menilai kebijakan pemerintah dalam pemilu juga dapat menjadi sasaran hak angket. Namun, hak angket tak bisa ditujukan untuk hasil pemilu.
“Yang bisa diangket pemerintah, kalau ada kaitan dengan pemilu, boleh, kan kebijakan, kemudian dikaitkan dengan pemilu. Tapi, yang diperiksa tetap pemerintah. Itu tinggal politik saja,” kata Mahfud di Sleman, Yogyakarta hari ini.
Sebelumnya, Mahfud juga menyebut tak mau ikut-ikutan soal hak angket yang disuarakan capresnya Ganjar Pranowo. Sebab, menurutnya, hak angket merupakan urusan partai politik, bukan paslon seperti dirinya.
(Sug/rilpolitik)








![Prodi HPI Fakultas Syariah UIN Jember Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau 2026. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260413-WA0001-350x220.jpg)







