JAKARTA, Rilpolitik.com – Aktivis demokrasi, Islah Bahrawi rusaknya rezim Presiden Prabowo Subianto hari ini tidak bisa dilepaskan dari tanggung jawab presiden sebelumnya, Joko Widodo (Jokowi).
“Rusaknya Indonesia oleh kepemimpinan Prabowo hari ini jangan pernah dipisahkan oleh KERAKUSAN JOKOWI kepada KEKUASAAN,” kata Islah melalui akun media sosialnya, Sabtu (17/10/2026).
Islah mengingatkan publik agar tidak tertipu dengan manuver politik Jokowi untuk kembali membangun citranya dengan memanfaatkan keburukan rezim Prabowo.
“Kita tidak boleh tertipu oleh berhala jadi-jadian dari Solo itu yang hari ini sibuk membangun citranya sendiri (lagi dan lagi) dengan memanfaatkan keburukan Prabowo,” ujar dia.
Islah menegaskan, publik tidak boleh lupa bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran merupakan hasil dari rancangan Jokowi.
“Jangan pernah lupa, pemerintahan PRABOWO-GIBRAN yang berkuasa hari ini adalah bagian dari rancangan JOKOWI di 2024,”
Hanya saja, menurut dia, skenarionya melenceng dari rencana awal yang diinginkan Jokowi. Hal itu membuat Jokowi sakit hati terhadap Prabowo.
“Sekarang dia mulai sakit hati. Makan tuh ambisi kekuasaan!” tutup Islah.




![Jokowi dan Gibran. [Foto: antara]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/05/1000062555-350x220.jpg)









![Jokowi dan Gibran. [Foto: antara]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/05/1000062555-180x130.jpg)

