SURABAYA, Rilpolitik.com – Menjelang Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI), Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan Wilayah Jawa Timur menyatakan sikap perlawanan terhadap ketidakadilan.
Sikap tersebut disampaikan melalui deklarasi bertajuk “Agustus Kelam, Jatim Melawan” yang digelar di Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu (15/8/2026) malam.
Dalam deklarasi yang dibacakan Koordinator Wilayah BEM SI Jawa Timur, Moh. Iskil El Fatih, secara tegas menyatakan sikap untuk tidak diam atas ketidakadilan.
“Kami segenap Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia Kerakyatan Wilayah Jawa Timur menyadari bahwa Agustus seharusnya menjadi momentum kemerdekaan, namun ketika keadilan masih dipertanyakan dan suara rakyat masih diabaikan, maka kami tidak akan diam,” kata Iskil dalam video deklarasi yang diunggah akun Instagram BEM SI Jatim, dikutip Minggu (16/8/2026).
Sebab itu, BEM SI Jatim mendeklarasikan perlawanan. “Maka dari ini, Jawa Timur, kami menyatakan deklarasi ‘Agustus Kelam, Jatim Melawan’,” tegas dia.
“Hidup mahasiswa! Hidup rakyat Indonesia! Hidup perempuan yang melawan!” pungkasnya.
Dalam keterangan videonya, BEM SI Jatim menyinggung terkait tindakan represif aparat yang terjadi pada aksi demonstrasi Agustus tahun lalu. Menurutnya, luka tersebut hingga kini masih belum sepenuhnya sembuh.
“Setahun berlalu, luka keadilan belum sepenuhnya sembuh. Demokrasi tercela, tindakan represif, dan suara rakyat yang belum didengar menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan sekadar seremoni,” tulisnya.
Oleh karena itu, BEM SI menyatakan sikap dan komitmen untuk terus berdiri membela kepentingan rakyat.
“BEM SI Kerakyatan Wilayah Jawa Timur menyatakan sikap: melawan ketidakadilan, menjaga demokrasi, dan terus berdiri bersama rakyat,” tutup akun tersebut.
(Ah/rilpolitik)








![Polresta Sumenep. [Foto: dok. rilpolitikcom]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/08/1000069182-350x220.jpg)







