EkonomiNasional

BGN Wajibkan Dapur MBG Punya Ahli Gizi, Boleh Sarjana Non Gizi

×

BGN Wajibkan Dapur MBG Punya Ahli Gizi, Boleh Sarjana Non Gizi

Sebarkan artikel ini
Kepala BGN Dadan Hindayana.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mewajibkan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki ahli gizi.

Dadan mengatakan tiga pilar utama yang wajib dimiliki setiap dapur umum MBG adalah kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan.

“Tiga pilar utama program makan bergizi harus ada satu ka-SPPG (kepala SPPG), dua ahli gizi, tiga akuntan. Ini tidak bisa ditawar, SPPG tidak bisa jalan tanpa tiga pilar ini,” jelas Dadan dalam konferensi pers di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Rabu (3/12/2025).

Menurut Dadan, ahli gizi di setiap SPPG bisa lulusan sarjana Kesehatan Masyarakat, Teknologi Pangan, Pengolahan Makanan, dan Keamanan Pangan. Jadi, tidak harus lulusan sarjana gizi.

“Hanya untuk ahli gizi selama ini, selalu sarjana gizi. Nah, sekarang boleh sarjana kesehatan masyarakat, boleh sarjana teknologi pangan, boleh sarjana pengolahan makanan, boleh sarjana keamanan pangan,” jelasnya.

Dadan menjelaskan, pihaknya membuka opsi lulusan dari program studi lain untuk mengisi posisi ahli gizi lantaran sarjana gizi di Indonesia langka.

“Kenyataan di lapangan sudah terjadi rebutan, antar SPPG memperebutkan ahli gizi yang sarjana gizi. Makanya, kemudian kita buka dari program studi lain supaya tidak terjadi rebutan,” pungkas Dadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *