DaerahPolitik

Sumenep Darurat Banjir, FPM Tuding Bupati Hanya Sibuk dengan Penghargaan

×

Sumenep Darurat Banjir, FPM Tuding Bupati Hanya Sibuk dengan Penghargaan

Sebarkan artikel ini
Kendaraan roda empat di Sumenep mogok gegara banjir.

SUMENEP, Rilpolitik.com – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, sejak Selasa (13/5/2025), hingga Rabu (14/5/2025) belum juga menunjukkan tanda-tanda surut. Bahkan, akses jalan menuju kota sempat lumpuh.

Kondisi ini menuai kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk dari Ketua Umum Front Pemuda Madura (FPM), Asip Irama.

Asip mengatakan lambatnya penanganan banjir menunjukkan lemahnya kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Menurut dia, banjir yang terjadi hampir setiap tahun di Sumenep ini seharusnya sudah bisa diantisipasi dengan perencanaan matang dan infrastruktur yang memadai.

“Banjir ini bukan bencana yang baru pertama kali terjadi. Tapi setiap tahun, rakyat Sumenep selalu jadi korban. Di mana peran pemerintah daerah? Ke mana anggaran penanggulangan banjir?” Kata Asip pada Rabu (14/5/2025).

Ia juga mempertanyakan efektivitas berbagai penghargaan yang kerap diterima oleh Bupati Fauzi selama menjabat. Menurutnya, penghargaan-penghargaan itu tidak ada artinya jika tidak berdampak langsung pada perbaikan kualitas hidup masyarakat.

“Setiap tahun banjir, rakyat susah, tapi pemerintah sibuk bangga dengan penghargaan. Untuk apa penghargaan-penghargaan itu kalau warga tetap terendam air dan hidup dalam genangan?” sindirnya.

FPM menilai, saat ini yang dibutuhkan rakyat adalah kerja nyata, bukan seremoni pencitraan. Asip mendesak agar Bupati Fauzi segera mengambil langkah konkret, termasuk membenahi sistem drainase dan memprioritaskan anggaran untuk infrastruktur yang mampu mencegah bencana serupa terulang.

“Cukup sudah rakyat dijadikan penonton dalam panggung pencitraan. Ini saatnya pemerintah menunjukkan kinerja nyata, bukan sekadar mengejar prestasi di atas kertas,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *