HukumNasional

Massa Aksi Minta Polri Segera Bongkar Dugaan Korupsi di PLN

×

Massa Aksi Minta Polri Segera Bongkar Dugaan Korupsi di PLN

Sebarkan artikel ini
Demo desak Polri bongkar korupsi PLN.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Aliansi Mahasiswa & Pemuda Penegak Hukum kembali menggelar aksi unjuk rasa untuk yang kedua kalinya. Aksi digelar di depan Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Selasa (11/3/2025).

Massa meminta Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri untuk segera mengusut dugaan korupsi di tubuh PT PLN (Persero).

Koordinator Pusat Aliansi Mahasiswa & Pemuda Penegak Hukum, Amri Loklomin menilai kondisi PLN saat ini sedang tidak baik-baik saja. Hal itu dibuktikan dengan laporan keuangan PLN yang kerap mengalami kerugian.

Padahal, kata dia, PLN merupakan perusahaan yang memonopoli penjualan listrik di Indonesia. Dia menyebut kondisi tersebut sangat miris.

“Bagaimana bisa PLN yang tergolong menjalankan bisnisnya monopoli selalu berakhir dengan kerugian dan mengandalkan Penyertaan Modal Negara (PMN), ini lucu dan sungguh miris. 2025 PLN mengajukan PMN lebih 3 Triliun,” kata Amri dalam rilis resminya, dikutip pada Rabu (12/3/2025).

Amri mengungkap sejumlah persoalan korupsi di tubuh PLN. Namun, katanya, berbagai masalah yang muncul tidak menjadikan BUMN tersebut berbenah.

“Melihat perjalanan panjang dari perusahaan listrik negara ini, di mana sangat banyak kasus-kasus bermunculan dari waktu ke waktu, misal kasus korupsi proyek outsourcing CIS-RISI, kasus Korupsi Proyek HDD, kasus KMI-CME, tender kebutuhan 9 juta ton BBM, kasus proyek PT PLN Sumbagsel hingga kasus suap kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1. datang bertubi-tubi masalah di tubuh PLN tapi hingga kini tidak juga dibenahi,” jelas dia.

Tak hanya itu, Amri juga menilai Direktur Utama (Dirut) PT PLN, Darmawan Prasodjo lebih loyal pada kepentingan kelompoknya ketimbang negara. Sebab itu, menurutnya, PLN harus segera dibersihkan dari oknum-oknum partisan yang tidak kompeten.

“Dirut yang harusnya loyal pada kepentingan negara terlihat lebih solid pada kepentingan kelompok di lingkarannya. Mau sampai kapan PLN dibuat seperti perusahaan kelompok?,” katanya.

“Sudah saatnya bersih-bersih PLN dari oknum partisan tidak professional, segera sehatkan PLN dari cengkaraman orang lama yang tidak kompeten membangun perusahaan,” sambungnya.

Dalam aksi tersebut, Aliansi Mahasiswa & Pemuda Penegak Hukum menyampaikan empat tuntutan sebagai berikut:

Pertama, meminta Kortas Tipikor Polri untuk segera memanggil dan memeriksa Dirut PLN.

Kedua, meminta Menteri BUMN Erick Thohir segera pecat Darmawan Prasodjo.

Ketiga, Polri tolong bantu selamatkan PLN dari badai korupsi.

Keempat, Bersihkan PLN dari orang-orang lama partisan tidak kompeten dan tidak profesional.

(Ah/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *