NasionalPolitik

Eks Jubir SBY Sebut Pemecatan Jokowi dari PDIP Sebagai Karma Demokrat

×

Eks Jubir SBY Sebut Pemecatan Jokowi dari PDIP Sebagai Karma Demokrat

Sebarkan artikel ini
SBY dan Dino Patti Djalal.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Mantan Juru Bicara (Jubir) Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Dino Patti Djalal merespons langkah PDI Perjuangan memecat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) dari keanggotaan partai. Dino menilai pemecatan itu sebagai karma politik bagi Jokowi.

Dino mengungkit kembali upaya pembegalan Partai Demokrat saat Jokowi masih menjabat sebagai presiden. Dia menyebut upaya itu sebagai konspirasi Istana.

“Pemecatan dari PDIP mungkin adalah karma politik bagi Jokowi, karena dulu dari Istana pernah ada konspirasi untuk secara tidak syah mengambil alih Partai Demokrat,” kata Dino melalui unggahannya di X @dinopattidjalal pada Selasa (17/12/2024).

Mantan Dubes RI untuk Amerika Serikat ini mengatakan Demokrat tak pernah membalas atss upaya Jokowi mengambil alih Demokrat dari kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Demokrat, setelah berhasil mengalahkan upaya take over ini, tidak pernah membalas. Karma terjadi dalam bentuk lain,” pungkasnya.

Diketahui, PDIP secara resmi memecat Jokowi dari keanggotaan partai. Pemecatan Jokowi ini diumumkan oleh Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Partai Komarudin Watubun pada Senin (16/12/2024).

PDIP juga memecat anak dan menantu Jokowi, Gibran Rakabuming Raka (anak) dan Bobby Nasution (menantu) serta 27 kader lainnya.

Surat Keputusan (SK) Pemecatan itu tertuang dalam SK Nomor 1649/KPTS/DPP/XII/2024 tentang pemecatan Jokowi dari keanggotaan PDIP.

“Menetapkan, memberi sanksi pemecatan kepada Jokowi dari keanggotaan PDIP,” kata Komar membacakan surat keputusan itu.

Dengan demikian, PDIP juga melarang Jokowi untuk melakukan kegiatan atau menduduki jabatan apapun atas nama PDIP. SK juga menegaskan sejak surat itu, PDIP tak memiliki hubungan apapun dengan Jokowi.

“Empat, DPP PDIP akan mempertanggungjawabkan SK ini pada Kongres yang akan datang,” ucap Komar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *