SUMENEP, Rilpolitik.com – Aksi unjuk rasa di depan kantor Bawaslu Sumenep masih tetap berlanjut hingga malam ini, Kamis (5/12/2024). Mereka bertahan karena belum mendapat jawaban yang memuaskan dari Komisioner Bawaslu terkait berbagai dugaan pelanggaran dan kecurangan yang terjadi selama proses Pilkada Sumenep 2024.
Massa terus memantau pergerakan Komisioner Bawaslu di lokasi. Mereka tidak ingin para pimpinan pengawas pemilu itu kabur atau meninggalkan kantornya sebelum menemui massa.
Salah satu orator aksi meminta agar Bawaslu memberikan jawaban atas tuntutan aksi yang sudah disampaikan. Ia secara tegas menyebut pelaksanaan Pilkada Sumenep cacat.
“Sedikit kasih jawaban seperti apa yang menjadi tuntutan kita. Jelas demokrasi, pelaksanaan pilkada 2024 cacat,” kata dia.
Dia menyampaikan, berbagai bukti dugaan pelanggaran dan kecurangan sudah disampaikan baik kepada Bawaslu maupun kepolisian. Namun, katanya, tidak ada tindaklanjut.
“Bukti sudah banyak disampaikan kepada Bawaslu, kepada Polres tetapi sampai saat ini belum ada jawaban yang memuaskan,” tuturnya.
“Eh, malah menghitung (rekap suara). Pelaksanaan Pilkada yang nggak beres kok malah menghitung?” sambungnya.
Ia menegaskan bahwa massa memperjuangkan keadilan. “Perjuangn kita tidak tendensius, perjuangan kita murni memperjuangkan keadilan,” pungkasnya.
(Ah/rilpolitik)
















