NasionalPolitik

Bela Gus Miftah yang Hina Pedagang Asongan, Gus Yusuf: Hujan Kok Nawarin Es

×

Bela Gus Miftah yang Hina Pedagang Asongan, Gus Yusuf: Hujan Kok Nawarin Es

Sebarkan artikel ini
Gus Yusuf Chudhory.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang, Gus Yusuf Chudhory berusaha membela Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah dari kecaman publik usai diduga menghina pedagang es teh dalam acara Magelang Bersholawat beberapa waktu lalu.

Menurut Gus Yusuf yang juga hadir dalam acara tersebut, aktivitas pedagang es teh yang dikatain goblok oleh Gus Miftah itu telah mengganggu jalannya pengajian yang diisi oleh Gus Miftah.

Dia mengatakan, Gus Miftah berharap agar penjual asongan es itu menepi sebentar dan tidak mengganggu konsentrasi pengajian.

“Kontek utuhnya penjual es muter2 diantara jamaah padahal cuaca hujan, hingga mengganggu konsentrasi lalu di tegur GM agar minggir seperti penjual lainnya,” kata Gus Yusuf melalui akun X @yusuf_ch.

Terlebih, kata politikus PKB ini, kondisinya waktu itu sedang hujan. “Wong yho hujan2 koq nawarin es,” ujarnya.

Gus Yusuf kemudian meminta maaf jika responnya saat itu dirasa kurang pas. “Maaf bila respon kita kurang pas waktu itu,” pungkasnya.

Komentar Gus Yusuf ini pun langsung direspons negatif oleh netizen. Menurut mereka, Gus Miftah tak seharusnya mengeluarkan kata kotor kepada pedagang yang sedang mencari rezeki.

“Lu ada pilihan untuk bisa borong es tehnya berapa sih paling murah paling 5rb dan u suruh ikut denger kajiannya tanpa u harus katain goblok ya Yusuf,” tulis akun @alda*****.

“Di pesantren ngajarin adab itu cuman adab terhadap kiai saja, adab terhadap masyarakat secara luas nol. Ya inilah buktinya,” kata akun@phosph****.

Diketahui, Miftah dihujat publik karena ceramahnya yang dinilai mengandung unsur hinaan terhadap penjual es teh dalam acara Magelang Bersholawat di Lapangan Soepardi Sawitan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Dalam potongan video yang beredar, Miftah yang sedang berceramah di atas panggung sempat berinteraksi dengan seorang bapak penjual es teh yang berada di tengah ribuan jemaah. Miftah menanyakan dagangannya.

“Es tehmu ijek okeh ora (es tehmu masih banyak nggak)? Yo kono didol (ya sana dijual), goblok,” kata Miftah.

“Dol en ndisik, ngko lak rung payu yo wes, takdir (Jual dulu, nanti kalau masih belum laku, ya sudah, takdir),” imbuhnya.

Miftah dan orang-orang yang berada di atas panggung langsung ngakak terbahak-bahak. Sementara, si penjual minuman terlihat hanya terdiam dan tersenyum kecil.

Video momen Miftah mengumpat pedagang asongan es itu kemudian viral di media sosial dan mendapat hujatan dari warganet.

(War/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *