JAKARTA, Rilpolitik.com – Politikus PDI Perjuangan, Mohamad Guntur Romli mendesak pemerintah untuk mengevaluasi program makan bergizi gratis (MBG). Desakan ini muncul setelah banyak siswa yang mengalami keracunan diduga usai menyantap MBG.
“Sudah lebih 4000 siswa keracunan MBG sejak program ini diluncurkan,” kata Guntur dalam tulisan singkat di akun X resminya dikutip Jumat (19/9/2025).
Guntur menyampaikan dirinya tidak ragu dengan niat pemerintah terkait program MBG ini. Akan tetapi, banyaknya jumlah siswa yang keracunan mendorong pemerintah untuk segera mengevaluasinya.
Jumlah 4.000 siswa keracunan MBG itu mengacu pada data Institute for Development of Economics and Finance (Indef) dalam delapan bulan terakhir.
“Tidak meragukan niat naik Pemerintah membuat program ini, namun jumlah total siswa yang mengalami keracunan sejak peluncuran program MBG 6 Januari 2025, berdasarkan catatan Indef hingga September 2025, mencapai lebih dari 4.000 siswa,” ujarnya.
Ia menilai evaluasi penting dilakukan untuk mencegah keracunan lebih lanjut.
“Pemerintah harus serius melakukan evaluasi program ini demi mencegah keracunan lebih lanjut,” tutupnya.
(War/rilpolitik)



![Rektor STIE Dharma Bumiputra 2008-2020, Prof. Hafid Abbas. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/05/1000062079-350x220.jpg)



![Presiden Prabowo Subianto bersalaman dengan para petani dalam acara panen raya serentak di seluruh Indonesia di Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/07/1000066752-350x220.jpg)





![Rektor STIE Dharma Bumiputra 2008-2020, Prof. Hafid Abbas. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/05/1000062079-180x130.jpg)


