EkonomiNasional

Negara Bisa Hemat Rp20 T Usai MBG Tak Lagi Dibagikan Saat Libur Sekolah

×

Negara Bisa Hemat Rp20 T Usai MBG Tak Lagi Dibagikan Saat Libur Sekolah

Sebarkan artikel ini
Kepala BGN Dadan Hindayana.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Pemerintah telah memutuskan bahwa program makan bergizi gratis (MBG) tidak lagi disalurkan saat hari libur sekolah. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan program berjalan efektif.

Dalam skema baru, penyaluran MBG untuk siswa mengikuti hari belajar di sekolah, yakni lima hari dalam sepekan untuk sekolah umum.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan dampak dari perubahan skema tersebut adalah negara bisa menghemat anggaran hingga sekitar Rp20 triliun per tahun.

“Kita prediksi kurang lebih Rp20 triliun per tahun (penghematan anggaran dari kebijakan ini),” kata Dadan dalam dalam konferensi pers di kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026).

Penghematan, jelas dia, mulai dihitung sejak April 2026, dengan mempertimbangkan program yang sudah berjalan pada tiga bulan sebelumnya.

Dadan juga menegaskan bahwa tidak ada perubahan untuk biaya per porsi makanan. Perubahan hanya pada frekuensi penyalurannya yang mengikuti hari belajar sekolah.

“Sama, enggak ada perubahan (anggaran per porsi). Hanya hari aja. Frekuensinya ya,” ujarnya.

Dia juga mengatakan penyesuaian ini tidak berdampak pada pendapatan petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur MBG. Gaji mereka tetap sesuai ketentuan sebelumnya.

“Tidak, tetap (gaji petugas SPPG). Kan selama ini juga segitu,” katanya.

Ia menambahkan pemerintah akan melakukan pemetaan wilayah untuk menentukan daerah yang tetap mendapatkan distribusi lebih intensif. Sejumlah wilayah seperti Nusa Tenggara Timur dan Papua dipastikan tetap mendapatkan MBG hingga enam hari dalam sepekan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *