SURABAYA, Rilpolitik.com – Kontras Surabaya mengungkap sejumlah pendemo tolak UU TNI di depan Gedung Grahadi Surabaya, Jawa Timur diamankan polisi.
Berdasarkan data Kontras, sebanyak 25 orang yang diamankan polisi dalam demo berujung ricuh itu. Namun, belum diketahui detail identitas pendemo yang dibawa polisi.
“Sementara kami data yang di Mapolrestabes ada 25 orang. Tapi identitasnya belum dapat detail semua, baru dua yang berhasil kami identifikasi,” kata Koordinator Kontras Surabaya, Fatkhul Khoir pada Senin (24/3/2025).
Fatkhul mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak penyidik. Namun belum ada titik terang.
“Cuma memang belum diberikan akses untuk masuk karena memang belum ada kuasa,” ujarnya.
Sebelumnya, kericuhan aksi tolak UU TNI di Surabaya terjadi sekitar pukul 16.20 WIB. Massa dan aparat bersitegang setelah ada upaya pelemparan ke dalam gedung Grahadi Surabaya.
Aparat kepolisian kemudian menembakkan meriam air atau water cannon untuk meredam kericuhan yang terjadi.




![Ketum Projo Budi Arie (kiri) bertemu dengan Jokowi di Rawamangun, Jakarta Timur pada 1 Mei 2026. [Tangkapan layar]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/05/Screenshot_20260512_102946_Instagram-350x220.jpg)









![Ketum Projo Budi Arie (kiri) bertemu dengan Jokowi di Rawamangun, Jakarta Timur pada 1 Mei 2026. [Tangkapan layar]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/05/Screenshot_20260512_102946_Instagram-180x130.jpg)

