SUMENEP, Rilpolitik.com – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo selama ini sering menyuarakan komitmennya terhadap pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.
Ia bahkan sempat menerima penghargaan dari salah satu media online sebagai Tokoh Pendorong Wisata dan Perekonomian Daerah.
Namun, Front Pemuda Madura (FPM) mempertanyakan penghargaan tersebut. Pasalnya, gelar itu dinilai tidak berbanding lurus dengan kondisi ril di lapangan.
“Gelar itu kan seharusnya mencerminkan kontribusi nyata dan keberhasilan Fauzi dalam mengembangkan destinasi serta industri pariwisata lokal. Tapi fakta ril di lapangan justru bertolak belakang,” kata Ketua Umum FPM, Asip Irama pada Minggu (4/5/2025).
Asip menyinggung Pantai Lombang yang belakangan menjadi sorotan akibat kondisi toiletnya yang memprihatinkan. Menurut dia, hal itu menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara ucapan dan tindakan dari Fauzi selaku bupati.
“Dia gembar-gembor seolah telah melakukan banyak hal untuk pembangunan pariwisata di Sumenep. Faktanya, kondisi Pantai Lombang yang notabene dikelola sendiri oleh Pemkab Sumenep justru terkesan tak terawat sampai menjadi sorotan temen-temen media,” ujarnya.
Karena itu, Asip mempertanyakan dasar pemberian penghargaan terhadap Fauzi di bidang pariwisata. Sebab, hal itu justru tidak merefleksikan kondisi nyata di lapangan.
“Atas dasar apa penghargaan itu diberikan? Penghargaan itu tidak merefleksikan kondisi ril lapangan. Bagi saya, itu hanya penghargaan seremonial yang tidak berkorelasi dengan dampak di lapangan,” katanya.
Lebih lanjut, Asip mengatakan bahwa Fauzi seharusnya tidak hanya bangga dengan gelar, tapi membuktikan komitmen melalui aksi nyata.
“Tanpa langkah konkret dan perubahan signifikan, klaim peduli pariwisata hanya akan menjadi narasi kosong yang jauh dari kenyataan,” pungkasnya.
(Ah/rilpolitik)







![Ahmad Shidiq mengomando warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Tolak Reklamasi (GEMA AKSI) usir paksa ekskavator bersama pengawalnya keluar dari perairan Tapakerbau Sumenep. [Tangkapan layar]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260409-WA0005-350x220.jpg)
![Warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Tolak Reklamasi (GEMA AKSI) mengusir paksa ekskavator yang melakukan aktivitas pengerukan di laut Kampung Tapakerbau pada Minggu (5/4/2026). [Foto: akun Facebook Marlaf Sucitpo]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/Screenshot_20260409_094443_Facebook-350x220.jpg)







