DaerahPolitik

Anggota DPRD Sumenep Mukhlas Sumbang 50 Sak Semen untuk Perbaiki Jalan Rusak di Kapedi

×

Anggota DPRD Sumenep Mukhlas Sumbang 50 Sak Semen untuk Perbaiki Jalan Rusak di Kapedi

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Sumenep, Afrian Mukhlas GZ.
Anggota DPRD Sumenep, Afrian Mukhlas GZ.

SUMENEP, Rilpolitik.com – Aksi masyarakat menggalang dana untuk memperbaiki jalan kabupaten yang rusak di Dusun Sasar, Desa Kapedi, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, mendapat perhatian dari anggota DPRD Sumenep, Afrian Mukhlas GZ.

Warga setempat mengungkapkan bahwa Mukhlas menyumbang 50 sak semen untuk kegiatan perbaikan jalan rusak yang dilakukan secara swadaya itu.

“Bantuan dari pejabat hanya Mukhlas, ngasih semen 50 sak,” tutur Ahmad Busairi, warga setempat saat ditemui di lokasi perbaikan jalan, Selasa (14/7/2026).

“Pejabat lain nggak ada yang bantu,” imbuhnya.

Busairi mengatakan, dana perbaikan jalan rusak itu murni hasil sumbangan dari masyarakat dan pengendara yang melintas.

“Ini murni sumbangan dari masyarakat,” ujarnya.

Mukhlas merupakan anggota Fraksi Partai Demokrat. Ia terpilih menjadi anggota legislatif dari Dapil 2 yang meliputi Kecamatan Bluto, Lenteng, Saronggi, dan Giligenting.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Kapedi menggalang dana di tepi jalan demi memperbaiki jalan kabupaten yang sudah bertahun-tahun rusak.

Aktivitas tersebut sudah berlangsung sekitar 15 hari. Langkah ini diambil karena masyarakat sudah merasa tidak bisa berharap lagi ke pemerintah setempat.

Menurut Busairi, jalan tersebut sudah berulangkali diusulkan untuk diperbaiki selama pemerintahan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Namun, kata dia, tidak mendapatkan respons positif.

“10 tahun menunggu (perbaikan), tidak ada respons dari pemerintah. Berungkali diusulkan. Pokoknya selama Fauzi menjabat hingga udah masuk periode kedua, tetap gak ada perbaikan,” ungkap dia.

Karena itu, masyarakat memutuskan untuk memperbaiki jalan tersebut secara gotong royong dengan melakukan penggalangan dana di lokasi.

Dia menegaskan, kondisi jalan yang rusak tidak bisa terus-terusan dibiarkan karena telah menyebabkan banyak terjadinya kecelakaan.

“Sering terjadi kecelakaan. Jalan ini udah nggak layak dilalui. Kalau nunggu (perbaikan) dari pemerintah, akan makin banyak kendaraan yang terguling di sini,” ujarnya.

Baca juga:  Sudah 15 Hari Warga Galang Dana Perbaiki Jalan, Tak Satu pun Pejabat Pemkab Sumenep Datangi Lokasi

(War/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *