JAKARTA, Rilpolitik.com – Keputusan Presiden Prabowo Subianto mencopot Ketua Umum Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi dari kursi Menteri Koperasi (Menkop) pada Senin (8/9/2025), telah membuat Ketua Umum Relawan We Love Jokowi, Yanes Yosua Frans, marah besar.
Yanes mengingatkan Prabowo untuk tidak pernah melupakan jasa-jasa Jokowi, salah satunya dalam upaya memenangkan kontestasi Pilpres 2024.
“Teman-teman relawan Jokowi di mana pun anda berada di seluruh Indonesia, saat ini saya Yanes Yosua Frans, Ketua Umum We Love Jokowi, yang telah menjadi ormas nasional pada 2013 yaitu Wira Lentera Jiwa dan sekaligus sebagai senior di rumah juang relawan Jokowi. Mau menanggapi reshuffle kabinet yang dilakukan oleh presiden Prabowo Subianto,” kata Yanes dalam sebuah video yang ramai beredar dikutip rilpolitik.com Rabu (10/9/2025).
Yanes menuding langkah Prabowo me-reshuffle Budi Arie sebagai tindakan arogan. Ia pun mengingatkan Prabowo agar tidak menggunakan hak prerogatifnya sesuka hati.
“Yang pertama saya mau katakan bahwa Pak Prabowo anda jangan terlalu arogan, terlepas dari anda itu hebat memiliki hak prerogratif tetapi anda tidak menggunakan itu sesuka hati anda,” tambahnya.
Yanes mempertanyakan alasan Prabowo memecat Budi Arie yang disebutnya sebagai icon relawan Jokowi itu. Padahal, kata dia, Budi Arie sedang menunjukkan kinerja terbaiknya membangun 80 ribu Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia.
“Saya mau bertanya kepada anda, idola kami Budi Arie, Budi Arie itu icon-nya relawan Jokowi yang ada di sana. Dia salah apa? Apakah dia ada korupsi atau dia bikin salah apa? Anda tiba-tiba mencopotnya di saat dia punya kinerja baik untuk membangun 80 ribu koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Ia menduga Prabowo berupaya menyingkirkan orang-orang Jokowi di Kabinet Merah Putih. Padahal, kata dia, Jokowi telah sangat berjasa membesarkan nama Prabowo.
“Orang-orang Jokowi seakan-akan anda mau pinggirkan semua. Jokowi salah apa dengan kamu, Prabowo? Anda 4 kali ikut pemilu dan kalah semuanya. Terakhir anda minta tolong Jokowi, Jokowi angkat anda sebagai Menhan. Dia membesarkan anda, dia mengangkat anda sebagai Jenderal kehormatan, masih kurang apa?”
Ia lalu mengungkit perjuangan Jokowi dan relawannya memenangkan Prabowo pada Pilpres 2024.
“Pada waktu pilpres 2024, dia (Jokowi) telah membantu anda betul. Anda mengemis minta kepada dia agar anaknya, Gibran, ikut jadi wapres. Kami semua relawan Jokowi sudah diperintahkan juga oleh Pak Jokowi untuk memberikan suara kami, one man one vote one value, yang berharga dari kami kepada Anda,” ucap Yanes.
“Tapi ternyata kami sebenarnya keliru, karena anda membenci Jokowi. Membenci Jokowi berarti membenci juga seluruh relawan Jokowi. Kami salah apa dengan kamu, Prabowo?” pungkasnya.
(Ah/rilpolitik)









![Achsanul Qosasi. [Doc. rilpolitik.com]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/1000062783-350x220.jpg)






