NasionalPolitik

Jubir Prabowo Kembali Tegaskan Anies Sebagai Pemburu Jabatan

×

Jubir Prabowo Kembali Tegaskan Anies Sebagai Pemburu Jabatan

Sebarkan artikel ini
Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta sekaligus mantan Calon Presiden 2024, Anies Baswedan (tengah). [Instagram @official_nasdem]

JAKARTA, Rilpolitik.com – Juru Bicara Presiden terpilih Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut Anies Baswedan sedang berburu jabatan gubernur usai kalah pada Pilpres 2024. Pernyataan tersebut disampaikan Dahnil dalam sebuah acara di salah satu stasiun televisi swasta beberapa waktu lalu.

Pernyataan tersebut menuai kecaman dari para pendukung Anies usai potongan videonya menyebar di media sosial. Mereka tak terima jagoannya disebut sebagai pemburu jabatan.

Alih-alih meminta maaf, Dahnil justru semakin menegaskan pernyataannya itu bahwa Anies memang seorang pemburu jabatan. Dia menyebut Anies tak siap jadi oposisi.

Penegasan itu disampaikan Dahnil melalui akun X resminya, @Dahnilanzar pada Kamis (25/7/2024). Dia menjawab pertanyaan seorang netizen yang ditujukan kepada Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad apakah pernyataan Dahnil soal Anies mewakili Gerindra atau Prabowo.

“Saya tegaskan lagi ya, terang dia (Anies) sedang berburu jabatan, dan tak pernah melatih diri jadi oposisi, dan dia sesungguhnya tak kuat jadi oposisi,” kata Dahnil.

Dalam kicauan lain, mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu menjelaskan bahwa jabatan kepala daerah itu sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat.

“Jabatan Gubernur, Bupati, Walikota itu bukan jabatan oposisi, dia adalah kepanjangan tangan pemerintah pusat. Fatsoennya ketika terpilih tentu harus siap menurunkan dan menjalankan tugas-tugas pembantuan. Kita butuh Gubernur, Walikota dan Bupati yang memahami hal ini. Sehingga pembangunan nasional bisa berjalan akseleratif dan harmonis untuk Indonesia yang lebih maju,” jelas dia.

Sayangnya, kata Dahnil, ada beberapa pihak yang justru ingin menggunakan jabatan kepala daerah sekadar panggung ‘asal beda’, untuk anak tangga jabatan politik berikutnya. Mereka lupa fokus pada upaya harmonisasi pembangunan bersama Presiden.

“Oposisi terbaik adalah di Parlemen, atau menjadi press group diluar pemerintahan melalui masyarakat sipil,” tutup dia.

Diketahui, Anies diprediksi akan kembali maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024. Anies sebelumnya maju sebagai Calon Presiden, namun kalah.

Saat ini, Anies sudah mendapat dukungan dari tiga partai politik (parpol) untuk maju Pilgub Jakarta 2024. Ketiganya adalah Nasdem, PKS, dan PKB.

(Ah/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *