DaerahSerba-serbi

Puskesmas Banjar dan KKN 13 UTM Gelar Skrining Kesehatan Gratis di Desa Kramat

×

Puskesmas Banjar dan KKN 13 UTM Gelar Skrining Kesehatan Gratis di Desa Kramat

Sebarkan artikel ini
Puskesmas Banjar kolaborasi dengan Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 13 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) gelar Posbindu gratis di Desa Kramat, Sampang.

SAMPANG, Rilpolitik.com – Desa Kramat, Kec. Kedungdung, Kab. Sampang, Jawa Timur, menjadi saksi dari kolaborasi yang bernilai antara Puskesmas Banjar dengan Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 13 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Kedungdung dalam menggelar Program Posbindu (Pos Pembinaan Terpadu) pada Rabu (17/7/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan layanan skrining penyakit kencing manis dan darah tinggi secara gratis kepada penduduk setempat.

Dr. Dini Sakinah, sebagai penanggung jawab program, bersama dengan tim yang terdiri dari Muslimatul Luaili, Oktfia Wulandari, dan Fathor Rohman, menegaskan komitmen mereka untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini penyakit tersebut.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Kramat dapat lebih sadar akan kondisi kesehatan mereka dan segera mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan,” ujar Dr. Dini Sakinah.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari warga Desa Kramat, yang merasa terbantu dengan adanya akses pelayanan kesehatan gratis dan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan secara berkala.

Harapan besar bahwa inisiatif yang diambil oleh Kelompok KKN 13 UTM bersama Puskesmas Banjar Kedungdung ini mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Dr. Prasetyono, S.E., M.Si., Ak., dosen pembimbing lapangan mahasiswa KKN Kelompok 13 UTM, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan ini.

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif dan kerja keras mahasiswa dalam melaksanakan program Posbindu ini. Melalui kegiatan ini, mereka tidak hanya belajar secara akademis, tetapi juga berkontribusi langsung pada masyarakat. Saya berharap kolaborasi semacam ini terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi warga Desa Kramat,” ucap Dr. Prasetyono.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari akademisi dan tenaga medis, diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Kesehatan adalah hak setiap individu, dan melalui upaya bersama, kualitas hidup masyarakat dapat ditingkatkan. Semoga langkah-langkah kecil ini dapat membawa perubahan besar di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *