JAKARTA, Rilpolitik.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri membantu dirinya dalam bidang ekonomi. Itu terjadi sebelum dirinya berkuasa.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat berpidato dalam rapat paripurna ke-19 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).
Mulanya, Prabowo menyinggung posisi politik PDIP yang memilih berada di luar pemerintahan sebagai oposisi. Prabowo menghargai sikap tersebut dan menyebutnya sebagai pengorbanan.
“Saya terima kasih, saya hormati pengorbanan kalian. Kalau di pemerintah kan banyak fasilitas,” kata Prabowo.
Namun, Prabowo meminta PDIP untuk tidak perlu khawatir tidak kebagian proyek pemerintah meski menjadi oposisi. Dia menegaskan tidak akan menghalangi PDIP memenangkan tender proyek pemerintah.
“Saya selalu mengatakan, menteri menteri minta petunjuk, ‘Pak, ini bagaiamna, pak? Ada proyek, ada tender, tapi ini di belakanganya PDIP”. Benar? Ayo menteri-menteri, benar kan? Tapi apa jawabannya saya? Tidak ada masalah. Kalau dia menang, dia menang aja. Jangan kita kita lihat latar belakangnya. Benar?” ujar Prabowo.
Rupanya, sikap itu dilakukan karena Prabowo merasa berhutang budi terhadap Megawati. Prabowo bercerita dirinya sebelum berkuasa juga dibantu oleh Megawati berkaitan dengan proyek pemerintah.
“Saudara-saudara, tenang aja. Karena waktu saya gak berkuasa, Ibu Mega juga bantu saya di bidang ekonomi. Enggak, saya mau terbuka. Saya nggak berkuasa waktu itu, alias luntang-lantung lah. Ibu Megawati Soekarnoputri intervensi mengatakan, ‘Kalau memang Prabowo yang menang tender itu, jangan diganggu, diteruskan’,” tutur dia.
“Saya sekarang mengikuti contoh beliau. Saya sekarang Presiden tidak boleh kita lihat latar belakang politik. Kalau dia benar, dia menang dengan benar, harus kita berikan,” tambahnya.
(Ah/rilpolitik)









![Sekretaris Umum (Sekum) Komisariat PMII UNIBA Madura, M. Wakil. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/05/Screenshot_20260519_212717_Gallery-350x220.jpg)






