NasionalSerba-serbi

Album Penyanyi Cilik Berjudul ‘Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)’ Ditarik dari Peredaran

×

Album Penyanyi Cilik Berjudul ‘Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)’ Ditarik dari Peredaran

Sebarkan artikel ini
Gandhi Sehat, penyanyi cilik usia 6 tahun asal Sleman, pemilik album 'Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)' yang kini ditarik dari peredaran.
Gandhi Sehat, penyanyi cilik usia 6 tahun asal Sleman, pemilik album 'Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)' yang kini ditarik dari peredaran.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Penyanyi cilik berusia 6 tahun asal Sleman, Yogjakarta bernama Gandhi Sehat menarik albumnya yang berjudul ‘Cita-Citaku (Ga Jadi Polisi) dari peredaran.

Album tersebut diketahui baru dirilis pekan lalu, bertepatan dengan hari ulang tahun Gandhi Sehat.

“Album ini sejak awal dibuat sebagai karya seni, berdasarkan cerita dari sudut pandang polos seorang anak usia 6 tahun,” tulis manajemen Gandhi Sehat lewat akun Instgram, dikutip rilpolitik.com, Sabtu (14/2/2026).

Namun, album tersebut justru menuai berbagai respons dan penafsiran di publik, sehingga manajemen memutuskan untuk menarik peredarannya dari berbagai platform digital streaming (DSP).

“Setelah melihat dinamika serta berbagai penafsiran yang berkembang di ruang publik, kami memutuskan untuk menghentikan peredarannya,” lanjut pernyataan tersebut.

Saat ini, seluruh konten dan lagu ‘Cita-Citaku (Ga Jadi Polisi)’ sudah ditarik dari akun serta kanal resmi Gandhi Sehat.

Manajemen pun menegaskan tidak bertanggung jawab atas penyebaran ulang album tersebut di luar kanal resmi Gandhi Sehat.

“Perlu kami sampaikan bahwa segala bentuk penyebaran ulang konten atau lagu yang masih beredar di luar kanal resmi kami bukan lagi menjadi tanggung jawab kami,” tulisnya.

Dalam keterangan yang sama, manajemen menyatakan bahwa keputusan menarik album tersebut dari peredaran dilakukan tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun.

“Keputusan ini diambil tanpa paksaan dari pihak mana pun, sebagai bentuk tanggung jawab kami sebagai kreator, serta untuk menghindari kesalahpahaman yang tidak kami kehendaki,” pungkasnya.

(Ah/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *