HukumNasional

Dua Pentolan FPI Jadi Pengacara Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer

×

Dua Pentolan FPI Jadi Pengacara Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer

Sebarkan artikel ini
Munarman.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Dua mantan pentolan Front Pembela Islam (FPI), Munarman dan Aziz Yanuar masuk dalam tim pengacara eks Wamenaker Immanuel Ebenezer yang terjerat kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3 di Kemnaker.

Keduanya hadir mendampingi Noel dalam sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026).

Munarman mengatakan Noel tidak mengajukan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan yang dibacakan. Hal itu untuk menjawab pertanyaan Ketua Majelis Hakim, Nur Sari Baktiana usai dakwaan dibacakan.

“Kami tidak mengajukan (eksepsi) majelis hakim, langsung ke pokok perkara aja nanti,” kata Munarman.

Dalam kesempatan itu, Aziz Yanuar yang duduk di samping Munarman mengonfirmasi bahwa dirinya masuk tim penasihat hukum Noel.

“Iya tim penasihat hukum (Noel),” ujar Aziz Yanuar.

Diketahui, Jaksa KPK mendakwa Noel melakukan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 bersama sejumlah ASN Kemnaker. Jaksa menyebutkan Noel meminta jatah Rp3 miliar.

Perbuatan itu, beber jaksa, dilakukan Noel bersama para terdakwa lain, yakni Fahrurozi, Hery Sutanto, Subhan, Gerry Aditya Herwanto Putra, Irvian Bobby Mahendro, Sekarsari Kartika Putri, Anitasari Kusumawati, Supriadi, Miki Mahfud, dan Termurila.

“Telah melawan hukum atau menyalahgunakan kekuasaannya terkait dengan Penerbitan dan Perpanjangan Sertifikasi/Lisensi Individu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi para pemohon sertifikasi/lisensi K3,” demikian isi dakwaan Noel.

Dalam dakwaannya, jaksa mengatakan para terdakwa memaksa para pemohon sertifikasi dan lisensi K3 memberikan uang total Rp 6.522.360.000 (Rp 6,5 miliar). Kasus ini terjadi sejak 2021 atau sebelum Noel menjabat Wamenaker.

Pemerasan terus berlanjut hingga Noel menjadi Wamenaker. Noel, yang mengetahui pemerasan itu, meminta jatah Rp 3 miliar.

Noel juga didakwa menerima gratifikasi sebesar Rp 3,3 miliar dan satu unit motor Ducati Scrambler berwarna biru dongker. Jaksa mengatakan gratifikasi itu diterima Noel dari pihak swasta dan anak buahnya di Kemnaker.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *