JAKARTA, Rilpolitik.com – PDI Perjuangan mendukung pemilihan kepala daerah (pilkada) tetap digelar secara langsung. Keputusan ini diambil dalam Rakernas PDIP yang digelar di Ancol, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026).
Hasil rakernas yang dibacakan Ketua DPD PDIP Aceh Jamaluddin Idham, PDIP menilai pilkada langsung penting untuk memperkuat legitimasi kepemimpinan daerah dan memberikan kepastian masa jabatan yang bersifat tetap selama lima tahun.
“Rakernas I Partai menegaskan pentingnya menjaga hak kedaulatan rakyat untuk menentukan pemimpinnya melalui pelaksanaan pilkada secara langsung guna memperkuat legitimasi dan kepastian masa jabatan yang bersifat tetap 5 tahun,” kata Jamaluddin.
Untuk menekan biaya mahal dalam pilkada, PDIP memberikan usulan penerapan sistem e-voting.
“Berkaitan dengan hal tersebut, Rakernas I mendorong pelaksanaan pilkada yang biayanya rendah, antara lain menerapkan e-voting, penegakan hukum bagi pelanggaran pemilu seperti money politics, mencegah pembiayaan rekomendasi calon, pembatasan biaya kampanye, profesionalitas, dan integritas penyelenggara pemilu,” sambung dia.
Lebih lanjut, Jamaluddin mengatakan partainya menangkap urgensi reformasi sistem politik nasional yang dilakukan secara bersamaan dengan reformasi sistem hukum yang berkeadilan. PDIP juga mendorong sistem multipartai sederhana.
“Rakernas I Partai menegaskan pentingnya reformasi sistem politik nasional bersamaan dengan reformasi sistem hukum yang berkeadilan. Reformasi sistem politik dilakukan dengan mendorong sistem multipartai sederhana dan menegaskan bahwa peserta pemilu legislatif adalah partai politik guna mewujudkan sistem multipartai sederhana sebagai padanan pelaksanaan sistem presidensial,” tuturnya
















