JAKARTA, Rilpolitik.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Saintek Muhammadiyah (BEM USM) mengadakan audiensi resmi bersama Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Andika Wisnuadji pada Rabu (24/9/2025).
Pertemuan tersebut menjadi wadah dialog terbuka untuk menyerap aspirasi, bertukar gagasan, dan memperkuat kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan Jakarta yang lebih baik, inklusif, dan berkelanjutan.
Dalam forum tersebut, BEM USM menyampaikan beragam isu kepemudaan dan sosial, antara lain:
Pertama, tawuran pelajar yang dipicu doktrin senior dan tingginya pengangguran.
Kedua, kasus perundungan (bullying) yang baru-baru ini terjadi di Cipayung dan menelan korban jiwa.
Ketiga, perbaikan fasilitas publik, termasuk penerangan jalan di sekitar kampus serta pengaturan lalu lintas di kawasan Ciracas yang kerap macet saat kegiatan warga.
Ketua BEM USM, Radityo Satrio, menegaskan pentingnya edukasi dan kegiatan positif sebagai upaya menyalurkan potensi generasi muda.
“Mahasiswa bukan hanya pengkritik, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam merancang solusi,” kata Radityo dalam keterangannya, Sabtu (27/9/2025).
Menanggapi hal tersebut, Andika Wisnuadji menyatakan dukungannya terhadap ide dan gagasan BEM USM serta siap bekerjasama.
“Komisi D DPRD DKI Jakarta siap bekerja sama dengan BEM USM dan masyarakat. Kita perlu memperkuat program kepemudaan, pelatihan, dan pemberdayaan agar pemuda menjadi agen perubahan yang membawa Jakarta ke arah lebih maju,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat menyiapkan program kolaborasi kepemudaan, mencakup sosialisasi, pelatihan kewirausahaan, dan kegiatan kreatif untuk membangun generasi muda yang tangguh dan produktif.










![Ahmad Shidiq mengomando warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Tolak Reklamasi (GEMA AKSI) usir paksa ekskavator bersama pengawalnya keluar dari perairan Tapakerbau Sumenep. [Tangkapan layar]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260409-WA0005-350x220.jpg)





