SUMENEP, Rilpolitik.com – Pendiri OK OCE Syam Sumenep, Yusuf Ismail atau akrab dengan sapaan Pak Ucup mengungkap dirinya didatangi beberapa orang usai viral dituduh menggadaikan kendaraan hibah oleh Amin melalui akun Tiktoknya, @AminMaxGym.
Pak Ucup mengatakan, orang-orang itu datang menyampaikan pesan Amin. Namun, Pak Ucup tidak berani menyebut mereka sebagai teman Amin. Sebab, dirinya tidak pernah kenal dengan Amin.
Hal itu disampaikan Pak Ucup dalam obrolan bersama kuasa hukumnya, Sulaisi Abdurrazaq yang diunggah di akun Tiktok, @sulaisi_abdurrazaq. Pak Ucup membeberkan nama-nama yang mendatanginya.
“Pasca berita video Tiktok (Amin) ini, nggak tahu ada lagi tambahan berita video Tiktok ke berapa lagi, kemarin lusa saya didatangin oleh, saya mau mengatakan teman-temannya Amin, takut salah. Karena saya gak kenal Amin. Tapi saya sebutkan mereka adalah Supyadi, Pepeng, terus ada yang satu mengaku adiknya Supyadi, adiknya Pepeng ke saya, Ramdan atau Ramadan dan Ivan yang dateng ke saya,” tutur Pak Ucup dilihat dari tayangan Tiktok Sulaisi Abdurrazaq, Jumat (31/1/2025).
Pak Ucup menuturkan, mereka menawarkan diri untuk memfasilitasi Pak Ucup berdamai dengan Amin. Alasan mereka, Pak Ucup akan semakin dirugikan jika masalah ini terus berlanjut.
“Memang di awal dia ngomong-ngomong soal lain tentang travel umroh yang saya kelola dan lain-lain. Tapi terakhir dia menyampaikan pesan Amin yang menginginkan adalah dan siap memfasilitasi saya untuk berdamai dengan Amin, tidak usah dilanjutkan dan sudah selesai. Karena kalau ini dilanjutkan saya akan dirugikan, semakin dirugikan,” ujar dia.
Namun, tawaran tersebut langsung ditolak secara mentah-mentah. Sebab, Pak Ucup merasa sudah terlanjur dicemarkan nama baiknya oleh Amin. Ia juga mengatakan tak ada i’tikad baik dari Amin untuk mengklarifikasi tudingannya.
“Saya bilang waktu itu kepada mereka semua bahwa saya sudah dirugikan dengan dituduh menggadaikan barang, padahal saya tidak pernah menggadaikan langsung barang itu. Kenapa saya harus takut dan dirugikan lagi?” ucapnya.
“Sedangkan dari Amin tidak ada iktikad baik, minimal ketemu saya, klarifikasi kalau memang benar saya angkat tangan, kalau memang tidak benar ayo cabut itu dan klarifikasi. Cuma itu keinginan saya,” sambungnya.
Pak Ucup menilai tawaran damai itu justru hanya akan menguntungkan pihak Amin dan dirinya tetap dirugikan atas tuduhan menggadaikan kendaraan hibah milik OK OCE Syam itu.
“Jadi memang ada (orang yang datang pasca video Amin viral) minta untuk damai, tapi dianggap selesai. Saya yang sudah dicemarkan kehormatan saya sudah dianggap selesai, sudah nggak usah dipersoalkan. Enak di sana, gak enak di saya yang sudah digunjam ini,” kata dia.
Diketahui, Amin melalui akun Tiktoknya, @AminMaxGym menuduh Pak Ucup telah menggadaikan kendaraan roda tiga box milik OK OCE Syam Sumenep. Kendaraan tersebut merupakan bantuan hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.
Kini, tuduhan tersebut sudah dilaporkan ke Polres Sumenep atas dugaan pencemaran nama baik. Pak Ucup merasa tidak pernah menggadaikan barang hibah tersebut.
Laporan tersebut teregistrasi dengan Nomor: LP/B/33/1/2025/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR, tanggal 29 Januari 2025.
Pak Ucup mengakui kendaraan tersebut memang sempat dipinjam oleh salah satu anggota OK OCE Syam. Namun, perjanjiannya untuk diperbaiki box-nya, bukan untuk digadaikan. Hal itu dibuktikan dengan adanya surat pernyataan meminjam.
Sementara itu, Amin sendiri cukup yakin bahwa kendaraan roda tiga itu digadaikan atas perintah Pak Ucup. Dia mengklaim telah mengantongi sejumlah buktinya.
“Datanya sudah saya kantongi semua. Rekaman-rekamannya pun juga ada di saya yang disuruh Pak Ucup itu. Mengakui bahwa disuruh Pak Ucup ada di saya. Monggo kita adu data. Jadi saya rasa itu sudah sangat cukup berkaitan dengan akurasi data,” ujar Amin.
(Ah/rilpolitik)



![PLN ULP Kepulauan Kangean. [Foto: Instagram PLN Kangen]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/05/Screenshot_20260520_092506_Instagram-350x220.jpg)
![Sekretaris Umum (Sekum) Komisariat PMII UNIBA Madura, M. Wakil. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/05/Screenshot_20260519_212717_Gallery-350x220.jpg)



![Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Mohamad Iksan. [Foto: Instagram Disdik Sumenep]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/05/Screenshot_20260517_201058_Instagram-350x220.jpg)
![Kondisi gedung SDN Ambunten Tengah 2 di Kabupaten Sumenep. [Foto: tangkapan layar akun Tiktok @abuyalabib7]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/05/Screenshot_20260517_185026_TikTok-350x220.jpg)
![PMII Uniba Madura Gelar Dialog Interaktif, Bahas Ancaman Lingkungan dan Tata Kelola Sumenep. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/05/Screenshot_20260517_115306_Gallery-350x220.jpg)


![PLN ULP Kepulauan Kangean. [Foto: Instagram PLN Kangen]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/05/Screenshot_20260520_092506_Instagram-180x130.jpg)
![Sekretaris Umum (Sekum) Komisariat PMII UNIBA Madura, M. Wakil. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/05/Screenshot_20260519_212717_Gallery-180x130.jpg)

