<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Capres Pandir Arsip - Rilpolitik</title>
	<atom:link href="https://rilpolitik.com/tag/capres-pandir/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://rilpolitik.com/tag/capres-pandir/</link>
	<description>Barometer Politik Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jun 2023 05:22:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-Untitled-1-1-80x80.png</url>
	<title>Capres Pandir Arsip - Rilpolitik</title>
	<link>https://rilpolitik.com/tag/capres-pandir/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Butet Diserang Gegara Puisi, Pro Ganjar Ungkit Kembali Puisi Fadli Zon Serang Jokowi</title>
		<link>https://rilpolitik.com/butet-diserang-gegara-puisi-pro-ganjar-ungkit-kembali-puisi-fadli-zon-serang-jokowi/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/butet-diserang-gegara-puisi-pro-ganjar-ungkit-kembali-puisi-fadli-zon-serang-jokowi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2023 05:17:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[Butet Kartaredjasa]]></category>
		<category><![CDATA[Capres Pandir]]></category>
		<category><![CDATA[Fadli zon]]></category>
		<category><![CDATA[Ganjar Pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[hobi menculik]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=838</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rilpolitik.com, Jakarta &#8211; Nama budayawan Butet Kartaredjasa sempat...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/butet-diserang-gegara-puisi-pro-ganjar-ungkit-kembali-puisi-fadli-zon-serang-jokowi/">Butet Diserang Gegara Puisi, Pro Ganjar Ungkit Kembali Puisi Fadli Zon Serang Jokowi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Rilpolitik.com, Jakarta &#8211;</strong> Nama budayawan Butet Kartaredjasa sempat trending topic di Twitter beberapa waktu lalu. Gara-garanya, ia diduga menyindir bakal calon presiden tertentu lewat puisi di acara puncak Peringatan Bulan Bung Karno yang digelar PDI Perjuangan pada Sabtu (24/6/2023).</p>
<p>Puisi Butet dianggap menyindir Anies Baswedan dan Prabowo Subianto dengan sebutan capres pandir dan hobi menculik. Sebab itu, para pendukung kedua capres itu banyak yang marah dan menyerang balik Butet.</p>
<p>Serangan bertubi-tubi terhadap Butet membuat gerah pendukung Ganjar Pranowo, bakal capres usungan PDIP. Akun Twitter @ch_chotimah2 yang diketahui merupakan pendukung keras Jokowi dan Ganjar akhirnya mengungkit kembali puisi politikus Partai Gerindra Fadli Zon yang kerap menyindir Jokowi selama musim kampanye Pilpres 2014 dan 2019.</p>
<p>“Pendukung Prabowo dan Anies tidak pernah ngaca!!! #MenolakLupa #PrabowoBukanJokowi,” katanya, hari ini, Selasa (27/6/2023).</p>
<p>Ia membandingkan respon pendukung Prabowo dan Anies terhadap puisi Fadli Zon sebelum-sebelumnya yang dinilai kerap menyerang Jokowi.</p>
<p>“Saat kader Prabowo si @fadlizon bikin byk puisi menyindir, menghina dan kurang ajar sama presiden Jokowi, pendukung Prabowo dan Anies tertawa bahagia dan bangganya bukan main,” ujarnya.</p>
<p>“Giliran kemarin Budayawan Butet kartaredjasa bikin puisi nyindir Anies dan Prabowo, pendukungnya ga terima dan ngamuk2, termasuk Fadli Zon,” imbuhnya.</p>
<p>Husnul menyebut pendukung Anies dan Prabowo bermental lemah. “Suka nabok giliran dibalas cuma dicubit, ngamuk2, kaum lemah,” tandasnya.</p>
<p>Husnul dalam postingannya turut menyertakan video Fadli Zon membacakan puisi karangannya sendiri yang berjudul, “Mau Saya Tabok Rasanya”. Puisi tersebut Fadli Zon bacakan dalam sebuah acara di Balikpapan, Kalimantan Timur pada November 2018 lalu.</p>
<p>Fadli membuat puisi tersebut dalam perjalanan dari Jakarta ke Balikpapan sebagai respon atas pernyataan Presiden Joko Widodo yang ingin menabok pihak penyebar hoax PKI.</p>
<p>Berikut ini bunyi puisi Fadli Zon:</p>
<p><em>Mau Saya Tabok Rasanya</em></p>
<p><em>Mau saya tabok rasanya</em><br />
<em>ketika kau enteng berdusta </em><br />
<em>soal dana gempa hingga esemka</em></p>
<p><em>Mau saya tabok rasanya</em><br />
<em>ketika kau seenaknya naikkan harga</em><br />
<em>menyusahkan jutaan rumah tangga</em></p>
<p><em>Mau saya tabok rasanya</em><br />
<em>ketika kau impor beras dan gula</em><br />
<em>petani hancur panen derita</em></p>
<p><em>Kini kau gadai lagi negara</em><br />
<em>ekonomi makin liar liberal buta</em><br />
<em>asing caplok semua bidang usaha</em></p>
<p><em>Mau saya tabok rasanya</em><br />
<em>agar kau lihat realita</em><br />
<em>bukan fatamorgana</em></p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/butet-diserang-gegara-puisi-pro-ganjar-ungkit-kembali-puisi-fadli-zon-serang-jokowi/">Butet Diserang Gegara Puisi, Pro Ganjar Ungkit Kembali Puisi Fadli Zon Serang Jokowi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/butet-diserang-gegara-puisi-pro-ganjar-ungkit-kembali-puisi-fadli-zon-serang-jokowi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Soal Sindiran Capres Pandir dan Hobi Menculik, Politikus Demokrat Serang Butet</title>
		<link>https://rilpolitik.com/soal-sindiran-capres-pandir-dan-hobi-menculik-politikus-demokrat-serang-butet/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/soal-sindiran-capres-pandir-dan-hobi-menculik-politikus-demokrat-serang-butet/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jun 2023 10:09:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Butet Kertaredjasa]]></category>
		<category><![CDATA[Capres Pandir]]></category>
		<category><![CDATA[hobi menculik]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[PDIP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=809</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rilpolitik.com, Jakarta &#8211; Wakil Sekjen Partai Demokrat Jansen...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/soal-sindiran-capres-pandir-dan-hobi-menculik-politikus-demokrat-serang-butet/">Soal Sindiran Capres Pandir dan Hobi Menculik, Politikus Demokrat Serang Butet</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Rilpolitik.com, Jakarta &#8211;</strong> Wakil Sekjen Partai Demokrat Jansen Sitindaon merespon sindiran Budayawan Bambang Ekoloyo Butet Kertaredjasa di hadapan ribuan kader PDI Perjuangan dalam puncak peringatan Bulan Bung Karno (BBK) yang menyebut capres pandir hingga suka menculik.</p>
<p>Jansen mengatakan, sindiran tersebut justru semakin menegaskan kelas Butet yang tak layak dianggap sebagai budayawan.</p>
<p>Ia mengaku dulu dirinya masih menghargai Butet meskipun sering mengkritik pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).</p>
<p>“Di zaman pak SBY dia sangat banyak mengkritik namun dulu aku masih menganggap tinggi mas Butet ini,” kata Jansen seperti <strong>Rilpolitik.com</strong> kutip dalam akun Twitternya, @jansen_jsp pada Minggu (25/6/2023).</p>
<p>Kini, lanjut Jansen, Butet tak lebih dari sekadar seniman komersil dan semakin menunjukkan sikapnya yang partisan.</p>
<p>“Namun sekarang SAH SUDAH. Dia ini kelasnya memang bukan Budayawan, tapi sekedar seniman komersil saja. Dan partisan. Jadi jangan terlalu tinggi lagi kita melihat dia!” tegas Jansen.</p>
<p>Sebelumnya, dalam acara puncak peringatan Bulan Bung Karno (BBK) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Butet membacakan puisi di hadapan ribuan kader PDIP.</p>
<p>Mulanya, Butet mengatakan PDIP mengerahkan semangat &#8216;meneruskan&#8217;. Tetapi di sisi lain ada kelompok yang hanya menginginkan &#8216;perubahan&#8217;.</p>
<p>&#8220;Disini semangat meneruskan, disana maunya perubahan. Oh begitulah sebuah persaingan,&#8221; ucap Butet di SUGBK pada Sabtu (24/6/2023).</p>
<p>Butet lalu menyinggung soal banjir yang disebut suatu kelompok hanyalah &#8216;air yang parkir&#8217;. &#8220;Di sini nyebutnya banjir, di sana nyebutnya air yang markir. Ya begitulah kalau otaknya pandir,&#8221; tutur dia.</p>
<p>Butet pun menuturkan ada sosok yang berkoar-koar dirinya ingin dijegal karena dibidik KPK. Padahal, kata Butet, sosok yang dimaksudnya itu dibidik karena &#8216;nyolong&#8217;.</p>
<p>&#8220;Pepes ikan dengan sambel terong, semakin nikmat tambah daging empal. Orangnya diteropong KPK karena nyolong, eh lha, kok koar-koar mau dijegal,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Butet menyebut capres Jagoan Presiden Joko Widodo (Jokowi) identik dengan sosok yang berambut putih dan bekerja keras. Butet lalu menyindir sosok capres yang hobinya &#8216;menculik&#8217;.</p>
<p>&#8220;Jagoan Pak Jokowi rambutnya putih, gigih bekerja sampai jungkir balik. Hati seluruh rakyat Indonesia pasti akan sedih jika kelak ada presiden hobinya kok menculik,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Sebelum mengakhiri puisinya, Butet menyindir soal pemimpin yang bermodal transaksi semata. Sosok itu, kata Butet, dijamin bukan tauladan kelas negarawan.</p>
<p>&#8220;Cucu komodo mengkeret jadi kadal, tak lezat digulai biarpun pakai santan. Kalau pemimpin modalnya cuman transaksional, dijamin bukan tauladan kelas negarawan,&#8221; katanya.</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/soal-sindiran-capres-pandir-dan-hobi-menculik-politikus-demokrat-serang-butet/">Soal Sindiran Capres Pandir dan Hobi Menculik, Politikus Demokrat Serang Butet</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/soal-sindiran-capres-pandir-dan-hobi-menculik-politikus-demokrat-serang-butet/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
