JAKARTA, Rilpolitik.com – Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan geram dengan tudingan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menyebut Presiden Joko Widodo menyodorkan nama anaknya, Kaesang Pangarep ke sejumlah partai politik (parpol) untuk maju pada Pilkada Jakarta 2024.
Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar itu meminta PKS untuk tidak asal berbicara terkait dengan Jokowi.
“Semua ini orang nuduh-nuduh Pak Jokowi. Itu, jangan asal ngomong lah. Pak Jokowi itu sepanjang yang saya tahu enggak pernah campur-campur soal itu,” kata Luhut mengutip dari sebuah tayangan video yang beredar di berbagai platform media sosial pada Senin (1/7/2024).
Bahkan, Luhut juga membantah maraknya tudingan Jokowi cawe-cawe dalam pencalonan anak sulungnya, Gibran Rakabuming Raka sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) pendamping Prabowo Subianto.
“Saya kan anu, masih di kabinet. Orang bilang sama soal nyolek-nyolek Gibran, mana pernah (Jokowi) ngomong soal Gibran jadi Wapres. Enggak pernah,” ujarnya.
Luhut menilai Jokowi merupakan sosok Presiden yang sangat demokratis, bahkan terlalu demokratis.
“Menurut saya, maaf, ha ha ha, kadang-kadang terlalu demokratis juga, karena mungkin saya tentara ya, saya enggak tahu. Beliau sangat dengarin semua. Jadi kalau itu dibilang, orang yang ngomong itu sakit jiwa itu kayaknya itu,” jelas Luhut.
Luhut pun menegaskan mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak akan cawe-cawe di Pilkada Jakarta 2024.
Lebih lanjut, Luhut mengklaim tingkat kepuasan masyarakat kepada Jokowi jauh lebih tinggi ketimbang tingkat kepuasan jika semua Presiden Amerika Serikat (AS) dikumpulkan.
“Enggak ada lah, ngapain beliau cawe-cawe. Tapi memang kamu cari mana approval ratting sudah mau selesai presidensinya masih berapa tuh 70… 75-76? Di mana kamu cari? Semua presiden Amerika dikumpulin approval ratting-nya masih menang Pak Jokowi,” imbuhnya.
Isu Jokowi menawarkan nama Kaesang ke sejumlah parpol untuk diusung di Pilgub Jakarta diungkap oleh Sekjen PKS, Habib Aboe Bakar Al Habsyi. Dia menyebut Jokowi ingin Kaesang menjadi Cawagub pendamping Ridwan Kamil.









![Prodi HPI Fakultas Syariah UIN Jember Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau 2026. [Foto: istimewa]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260413-WA0001-350x220.jpg)






