NasionalPolitik

Andi Azwan Sebut Gibran Akan Tunjukkan Ijazahnya dari SD hingga Perguruan Tinggi

×

Andi Azwan Sebut Gibran Akan Tunjukkan Ijazahnya dari SD hingga Perguruan Tinggi

Sebarkan artikel ini
Andi azwan.
Andi Azwan.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Ketua Umum Militan Gibran 08 Nusantara, Andi Azwan menyebut Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka akan menunjukkan ijazah miliknya mulai dari jenjang SD hingga perguruan tinggi kepada publik.

Hal itu dilakukan untuk menjawab keraguan publik terkait riwayat pendidikan Gibran usai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang dalam pertimbangannya menyebut tidak menemukan bukti Gibran memiliki ijazah setara SMA.

“Insyaallah dalam waktu dekat ini, nanti mas Gibran sendiri akan membawa semua ijazah beliau dari SD sampai ijazah sarjana beliau,” kata Azwan dalam sebuah acara dialog di Kompas TV, Minggu (11/10/2026).

Menurut Azwan, Gibran nantinya akan menjelaskan secara terbuka kepada publik terkait riwayat pendidikannya.

“Dalam waktu dekat ini untuk menjelaskan kepada publik agar tidak ada lagi wasangka dari macam-macam orang-orang di sana yang mem-plot twist yang menggoreng-goreng tentang riwayat pendidikan dari Mas Gibran sendiri,” ujarnya.

Namun, Azwan masih belum bisa memastikan kapan penjelasan tersebut akan disampaikan. Ia hanya mengatakan, penjelasan akan disampaikan dalam waktu dekat.

“Segera nanti yang menentukan adalah mas Gibran sendiri,” ucapnya.

“Tapi yang jelas pasti akan ada pemberitahuan kepada publik yang terang benderang, entah itu dengan press conference dan sebagainya, karena ini suatu persoalan yang memang serius, kalau kita lihat,” tegasnya.

Azwan mengatakan, tudingan miring terkait ijazah Gibran sudah dihembuskan oleh orang-orang yang sama sejak 2 tahun yang lalu. Sebab itu, tudingan tersebut perlu diakhiri dengan menunjukkan bukti-bukti berkaitan dengan riwayat pendidikan putra sulung mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) itu.

“Ya memang kita harus menyudahi semua petualangan-petualangan itu dengan evidence yang ada, yang selama ini yang menjadi target utama mereka adalah masalah ijazah itu,” ujar Azwan.

Baca juga:  Pengamat: Mau Nangis Sampai Kejer, Gak Bisa Ubah Putusan MK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *