JAKARTA, Rilpolitik.com – Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama BEI sementara, menggantikan Iman Rachman yang mengundurkan diri pada Jumat (30/1/2026).
Penunjukan Jeffrey Hendrik sebagai Dirut BEI sementara dilakukan melalui rapat direksi dan sudah disetujui dewan komisaris, Sabtu (31/1/2026).
Usai ditunjuk jadi Dirut BEI sementara, Jeffrey Hendrik pun memastikan operasional BEI kan berjalan normal. Demikian juga proses pengambilan keputusan yang akan dilakukan oleh manajemen diklaim tidak akan terganggu sama sekali.
“Kami menegaskan komitmen kami untuk membangun pasar modal Indonesia berkelas dunia tidak hanya setara dalam hal nilai perdagangan dan kapitalisasi pasar, tetapi juga setara dalam transparansi dan tata kelola. Oleh karena itu, kami akan terus meningkatkan transparansi dan tata kelola di BEI,” ucap Jeffrey.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga memastikan bahwa kegiatan operasional bursa tetap berjalan dengan normal dengan kepemimpinan transisi.
Hal itu sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto kepada Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI.
“Tidak ada kekosongan kepemimpinan dalam pengawasan keuangan ataupun pasar modal. Pejabat pelaksana tugas atau Pjs itu akan memastikan seluruh fungsi regulasi, aktivitas perdagangan dan tugas pengawasan berjalan tanpa gangguan,” tegas Airlangga.







![Achsanul Qosasi. [Doc. rilpolitik.com]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/1000062783-350x220.jpg)








