NasionalPolitik

Kiai Unais: Politik Uang Akar dari Korupsi, Gaji dan Tunjangan Tak Cukup Balik Modal

×

Kiai Unais: Politik Uang Akar dari Korupsi, Gaji dan Tunjangan Tak Cukup Balik Modal

Sebarkan artikel ini
Calon Wakil Bupati (Cawabup) Sumenep, KH Unais Ali Hisyam. [Foto: ah/rilpolitikcom]

SUMENEP, Rilpolitik.com – Calon Wakil Bupati (Cawabup) Sumenep, KH Unais Ali Hisyam menegaskan pihaknya tidak akan menggunakan politik uang (money politics) untuk memenangkan kontestasi Pilkada Sumenep 2024. Sebab, menurutnya, politik uang merupakan akar dari korupsi.

“Bahwa pasangan Final (Ali Fikri-Unais Ali Hisyam) ini tidak akan bermain politik uang. Kenapa? Kami manyadari politik uang adalah merupakan akar dari korupsi. Akar dari korupsi adalah politik uang,” kata Unais dalam sebuah diskusi bersama mahasiswa di Ayoka Cafe & Resto, Jalan Seludang, Pajagalan, Kota Sumenep pada Selasa (19/11/2024).

Mantan anggota DPR RI itu mengatakan politik uang telah menyebabkan biaya politik menjadi mahal. Dia mencontohkan modal Rp50 miliar untuk beli suara rakyat tidak akan bisa balik dalam 5 tahun jika hanya mengandalkan gaji dan tunjangan sebagai bupati dan atau wakil bupati.

“Saya dan Kiai Fikri sudah sempat menghitung gaji dan tunjangan itu sangat tidak bisa mengembalikan modal 50 miliar,” ujarnya.

Di situ kemudian, katanya, membuka peluang bagi paslon jika terpilih nanti untuk mendapatkan uang haram supaya bisa balik modal.

“Untuk menghindari perilaku korupsi setelah menjabat kami pastikan tak pakai politik uang,” tegasnya.

Selain itu, lanjutnya, politik uang juga mencederai demokrasi. “Karena orang tak laku pun atau kucing pun kalau dia bisa bayar bisa jadi bupati,” sambungnya.

Unais menyampaikan politik uang hanya dilakukan oleh paslon yang tidak percaya diri bisa dipilih oleh rakyat.

“Fakta bahwa orang yang tidak percaya diri untuk menang itu akan menggunakan politik uang. Tapi orang yang merasa akan dipilih rakyat tidak akan melakukan itu,” ujar dia.

(Ah/rilpolitik)

Baca juga:  Terbitkan Sprindik Baru, Kejagung Batalkan Status Tersangka Febrie Adriansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *