<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bocor Arsip - Rilpolitik</title>
	<atom:link href="https://rilpolitik.com/tag/bocor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://rilpolitik.com/tag/bocor/</link>
	<description>Barometer Politik Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Jul 2026 00:03:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-Untitled-1-1-80x80.png</url>
	<title>Bocor Arsip - Rilpolitik</title>
	<link>https://rilpolitik.com/tag/bocor/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>OTT di Kuansing dan Langkat Diduga Bocor, KPK akan Evaluasi</title>
		<link>https://rilpolitik.com/ott-di-kuansing-dan-langkat-diduga-bocor-kpk-akan-evaluasi/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/ott-di-kuansing-dan-langkat-diduga-bocor-kpk-akan-evaluasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 00:03:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Achmad Taufik Husein]]></category>
		<category><![CDATA[Bocor]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[OTT]]></category>
		<category><![CDATA[Syah Afandin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=17682</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, Rilpolitik.com &#8211; Dua kali operasi tangkap tangan...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/ott-di-kuansing-dan-langkat-diduga-bocor-kpk-akan-evaluasi/">OTT di Kuansing dan Langkat Diduga Bocor, KPK akan Evaluasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Rilpolitik.com</strong> &#8211; Dua kali operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sepekan terakhir yang menjaring Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) <a href="https://rilpolitik.com/tag/suhardiman-amby/"><strong>Suhardiman Amby</strong></a> dan Bupati Langkat Syah Afandin diduga bocor sebelum operasi itu dilakukan.</p>
<p>Dugaan itu muncul karena dalam operasi di Kuansing, KPK sempat tak menemukan keberadaan Suhardiman. Informasi yang diperoleh KPK bahwa Suhardiman sempat dijemput pihak tertentu.</p>
<p>Begitu juga dalam OTT di Langkat. Syah disebut telah mengetahui pemantauan terhadap dirinya. Sehingga ia membatalkan pertemuan dengan pihak penyuap.</p>
<p>Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan OTT. Dia mengatakan OTT semestinya tidak diketahui oleh publik.</p>
<p>&#8220;Terkait penyelidikan tertutup memang semestinya itu tidak diketahui publik atau artinya tidak ada pihak-pihak yang dimintai oleh tim penyelidik untuk diklarifikasi. Artinya tim penyelidik langsung turun ke lapangan,&#8221; ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (3/7/2026).</p>
<p>Taufik menduga kedatangan tim penyelidik ke suatu lokasi menjadi indikasi bagi para pihak yang diduga korupsi bahwa akan dilakukan OTT.</p>
<p>&#8220;Ketika turun ke lapangan itulah ada mungkin indikasi-indikasi diketahui karena memang mungkin orangnya sudah pernah datang ke Langkat atau memang ada informasi-informasi yang diketahui ini orang-orang KPK,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Taufik menegaskan masalah ini akan didalami oleh KPK. Ia menyebut evaluasi akan mencakup metode pengerahan tim penyelidik ke lapangan agar tidak mudah terdeteksi oleh pihak luar.</p>
<p>&#8220;Jadi memang ini masih perlu pendalaman lebih lanjut untuk kenapa pihak-pihak luar itu mengetahui kemudian informasi-informasi bahwa tim akan turun ke Langkat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&#8220;Jadi ini bukan memang bocor dari luar tapi memang ini dugaan-dugaan saja bahwa orang itu mungkin pun juga mengira-ngira bahwa ada tim yang tim KPK yang turun ke daerah sehingga kemudian dilakukan antisipasi-antisipasi,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Meski begitu, Taufik mengatakan upaya antisipasi dari target tidak membuat operasi penindakan gagal. Pasalnya tim di lapangan tetap melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menemukan bukti tindak pidana.</p>
<p>&#8220;Dari ilmu kejahatan kan selalu ada meninggalkan jejak-jejak sehingga tim di lapangan tetap berupaya untuk melakukan penyelidikannya,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/ott-di-kuansing-dan-langkat-diduga-bocor-kpk-akan-evaluasi/">OTT di Kuansing dan Langkat Diduga Bocor, KPK akan Evaluasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/ott-di-kuansing-dan-langkat-diduga-bocor-kpk-akan-evaluasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Suara Celetukan Bocor Usai Prabowo Pidato di DPR: Jangan Teriak Hidup Jokowi</title>
		<link>https://rilpolitik.com/suara-celetukan-bocor-usai-prabowo-pidato-di-dpr-jangan-teriak-hidup-jokowi/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/suara-celetukan-bocor-usai-prabowo-pidato-di-dpr-jangan-teriak-hidup-jokowi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 10:11:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Bocor]]></category>
		<category><![CDATA[Celetukan]]></category>
		<category><![CDATA[Hidup Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=17346</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, Rilpolitik.com &#8211; Momen unik terjadi usai Presiden...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/suara-celetukan-bocor-usai-prabowo-pidato-di-dpr-jangan-teriak-hidup-jokowi/">Suara Celetukan Bocor Usai Prabowo Pidato di DPR: Jangan Teriak Hidup Jokowi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Rilpolitik.com</strong> &#8211; Momen unik terjadi usai <a href="https://rilpolitik.com/tag/prabowo-subianto/"><strong>Presiden Prabowo Subianto</strong></a> menyampaikan pidatonya dalam rapat paripurna ke-19 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).</p>
<p>Dalam rapat yang disiarkan secara live melalui kanal youtube TVR Parlemen itu, terdengar suara celetukan yang bocor dalam tayangan tersebut. Celetukan dimaksud adalah ‘Jangan teriak hidup Jokowi’.</p>
<p>Hal itu langsung ramai di media sosial dan menjadi sorotan netizien. Mereka penasaran sumber suara tersebut berasal.</p>
<p>“WKWKW siapa itu micnya bocor ‘Jangan teriak hidup Jokowii’,” tulis sebuah akun di X.</p>
<p>Momen itu terjadi usai Prabowo menyampaikan pidatonya di podium dan hendak kembali ke tempat duduk yang disediakan. Saat itu, seluruh hadirin berdiri dan bertepuk tangan.</p>
<p>Di situlah terdengar suara samar-samar masuk dalam audio siaran, “Jangan teriak hidup Jokowi.”</p>
<p>Celetukan tersebut langsung disambut gelak tawa dari orang yang berbeda, namun tidak diketahui juga siapa orang tersebut.</p>
<p><strong>(Ah/rilpolitik)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/suara-celetukan-bocor-usai-prabowo-pidato-di-dpr-jangan-teriak-hidup-jokowi/">Suara Celetukan Bocor Usai Prabowo Pidato di DPR: Jangan Teriak Hidup Jokowi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/suara-celetukan-bocor-usai-prabowo-pidato-di-dpr-jangan-teriak-hidup-jokowi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
