JAKARTA, Rilpolitik.com – Komnas HAM menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya warga Pejompongan, Bambang Setiawan (59), usai dikeroyok orang tidak dikenal (OTK) dalam kericuhan pasca-demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).
Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan, Saurlin P. Siagian mengatakan pihaknya memberikan perhatian khusus dan akan mendalami kasus meninggalnya Bambang.
Saurlin menjelaskan, pendalaman dilakukan agar Komnas HAM mendapat gambaran yang utuh terkait peristiwa tersebut.
“Komnas HAM juga memberikan perhatian khusus terhadap meninggalnya Sdr. Bambang Setiawan dalam rangkaian peristiwa tersebut. Komnas HAM menyampaikan duka cita kepada keluarga yang ditinggalkan dan akan melakukan pendalaman untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai rangkaian peristiwa yang berkaitan dengan meninggalnya Sdr. Bambang Setiawan,” kata Saurlin dalam keterangan resminya, Jumat (4/9/2026).
Selain melakukan pemantauan, Saurlin mengatakan Komnas HAM telah menerima pengaduan dari masyarakat terkait rangkaian peristiwa tersebut.
“Pengaduan yang diterima akan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan Komnas HAM,” ujarnya.
Saurlin menegaskan Komnas HAM terus melakukan penghimpunan informasi dari berbagai pohak dan sumber terpercaya.
“Komnas HAM telah menyusun sejumlah langkah tindak lanjut dan akan terus melakukan pendalaman dengan menghimpun informasi dari berbagai pihak dan sumber yang relevan,” pungkasnya.
(Ah/rilpolitik)










![Sufmi Dasco Ahmad. [Foto: Instagram resmi Dasco]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/09/1000071037-350x220.jpg)





