DaerahPolitik

Warga Sentil Bupati Sumenep Soal Gedung SDN Rusak Tak Diperbaiki: Ini yang Sekolah Bukan Hewan

×

Warga Sentil Bupati Sumenep Soal Gedung SDN Rusak Tak Diperbaiki: Ini yang Sekolah Bukan Hewan

Sebarkan artikel ini
Kondisi gedung SDN Ambunten Tengah 2 di Kabupaten Sumenep. [Foto: tangkapan layar akun Tiktok @abuyalabib7]
Kondisi gedung SDN Ambunten Tengah 2 di Kabupaten Sumenep. [Foto: tangkapan layar akun Tiktok @abuyalabib7]

SUMENEP, Rilpolitik.com – Sebuah video unggahan akun @abuyalabib7 ramai di media sosial Tiktok. Video tersebut memperlihatkan kondisi gedung SDN Ambunten Tengah 2 di Kabupaten Sumenep yang mengalami kerusakan cukup parah.

Video menunjukkan kondisi bangunan dari luar yang sepertinya sudah mulai rapuh. Sebagian atap ambruk, beberapa genting rontok, dan tembok yang mengelupas.

Dalam video tersebut tampak beberapa murid sedang bermain di halaman sekolah. Pada videonya, terdapat keterangan, “Gedung hampir rubuh. Laporan berkali-kali Gedung SDN Ambunten Tengah 2 diabaikan. Sungguh miris”.

Sang perekam dalam videonya, dengan nada satire berusaha mengadukan kondisi bangunan sekolah tersebut kepada Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

“Gimana ini, Pak Bupati? Kok makin rusak parah sekolah ini. Nggak punya duit sama sekali mungkin ya (Pemkab Sumenep). Nggak ada anggaran sama sekali pemerintah ini ya,” kata si perekam dalam bahasa Madura, dikutip Minggu (17/5/2026). Redaksi rilpolitikcom telah mendapatkan izin untuk mengutipnya.

Dia mengatakan bahwa kondisi bangunan tersebut dapat mengancam keselamatan siswa.

Menurut dia, siswa lebih baik tidak dikasih nasi di sekolah asal gedungnya diperbaiki demi keselamatan.

“Ini yang sekolah bukan hewan. Disayang sama orang tuanya. Kalau ketiban bangunan sekolah gimana? Kalau cuma nggak dikasih nasi nggak bakal bikin anak meninggal. Ini… Haduuuuuh,” ucapnya menyesalkan.

Ia kembali menyindir Pemkab Sumenep yang tak kunjung memperbaiki gedung SDN Ambunten Tengah 2 itu. Dia berharap ada atensi dari pemerintah. Sebab, rakyat juga membayar pajak.

“Nggak ada sama sekali paling anggarannya. Tapi beli mobil mampu. Masa sekolah nggak diperbaiki. Kasian. Sayangi rakyat, bayar pajak mahal-mahal,” pungkas dia.

(War/rilpolitik)

Baca juga:  Disdik Sumenep Akan Terjunkan Tim Cek Kondisi Gedung SDN Ambunten Tengah 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *