HukumNasional

Wawancara Hasto di Stasiun TV Dipersoalkan Polisi

4279
×

Wawancara Hasto di Stasiun TV Dipersoalkan Polisi

Sebarkan artikel ini
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengaku dirinya dipanggil Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan terkait wawancaranya di sebuah stasiun televisi nasional. Dia mengatakan pemekrisaan dijadwalkan hari ini, Selasa (4/6/2024).

Hasto menyatakan kesiapannya untuk menghadiri pemanggilan tersebut.

“Saya akan hadir sebagai warga negara yang taat pada hukum atas surat panggilan yang ditujukan kepada saya untuk melakukan suatu klarifikasi atas suatu kasus,” kata Hasto ditemui di Universitas Indonesia (UI) Depok, Senin (3/6/2024).

Namun, ia mengaku heran alasan polisi memanggilnya hanya karena menyuarakan hal-hal yang tidak benar terjadi saat ini.

“Saya agak heran, karena yang dipersoalkan itu adalah wawancara saya dengan salah satu media yaitu dengan SCTV,” ujarnya.

Menurut Hasto, wawancara dengan stasiun televisi itu merupakan salah satu bentuk fungsi partai dalam melakukan pendidikan politik. Sebab, fungsi partai itu melakukan komunikasi politik, termasuk menyuarakan hal-hal yang tidak benar.

“Maka ya saya akan hadir sebagai bagian dari tanggung jawab saya dan sekaligus meluruskan agar hukum tidak digunakan sebagai alat kekuasaan,” tegasnya.

Meski demikian, Hasto mengaku dirinya tetap menghormati institusi Polri yang memanggilnya.

Namun ia menyarankan Polri untuk meneladani kehidupan mantan Kapolri Jenderal Hoegeng Iman Santoso untuk melindungi masyarakat tertib hukum, bukan justru memproses warga yang menyampaikan kritik.

“Saya akan datang dan saya mengimbau seluruh kader partai tetap tenang, anggota dan simpatisan karena bagi kader-kader PDI Perjuangan yang memiliki legacy di dalam memperjuangkan demokrasi sejak Bung Karno, kemudian Ibu Mega apa yang terjadi ini bagian dari ritual kehidupan seorang politisi dan saya akan datang dengan penuh tanggung jawab,” pungkas dia.

Baca juga:  DPR Pertanyakan Fungsi Lemhanas dan Wantannas: Presiden Lebih Dengar Projo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *