<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>RUU PPRT Arsip - Rilpolitik</title>
	<atom:link href="https://rilpolitik.com/topic/ruu-pprt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://rilpolitik.com/topic/ruu-pprt/</link>
	<description>Barometer Politik Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Apr 2026 08:54:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-Untitled-1-1-80x80.png</url>
	<title>RUU PPRT Arsip - Rilpolitik</title>
	<link>https://rilpolitik.com/topic/ruu-pprt/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pengesahan UU PPRT Disebut Sebagai Kemenangan Pekerja Perempuan</title>
		<link>https://rilpolitik.com/pengesahan-uu-pprt-disebut-sebagai-kemenangan-pekerja-perempuan/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/pengesahan-uu-pprt-disebut-sebagai-kemenangan-pekerja-perempuan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 08:54:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenangan]]></category>
		<category><![CDATA[Netty Prasetiyani]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[UU PPRT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=17004</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, Rilpolitik.com &#8211; Anggota Komisi IX DPR RI,...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/pengesahan-uu-pprt-disebut-sebagai-kemenangan-pekerja-perempuan/">Pengesahan UU PPRT Disebut Sebagai Kemenangan Pekerja Perempuan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Rilpolitik.com</strong> &#8211; Anggota Komisi IX DPR RI, <a href="https://rilpolitik.com/tag/netty-prasetiyani/"><strong>Netty Prasetiyani Aher</strong></a>, menyambut baik pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) dalam Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa (21/04), setelah melalui proses panjang selama lebih dari dua dekade.</p>
<p>Menurut Netty, pengesahan ini merupakan tonggak penting dalam sejarah perlindungan tenaga kerja di Indonesia, khususnya bagi pekerja rumah tangga yang selama ini berada dalam posisi rentan.</p>
<p>“Ini adalah momentum bersejarah. Setelah 22 tahun perjuangan, negara akhirnya memberikan pengakuan dan perlindungan hukum bagi pekerja rumah tangga yang selama ini kerap terabaikan,” ujar Netty dalam keterangan media, Jumat (24/04).</p>
<p>Ia menegaskan bahwa mayoritas pekerja rumah tangga adalah perempuan yang selama ini menghadapi berbagai bentuk kerentanan, mulai dari jam kerja yang tidak jelas, upah yang tidak layak, hingga risiko kekerasan.</p>
<p>“UU ini menjadi langkah penting untuk memastikan mereka mendapatkan hak dasar, termasuk jaminan sosial, perlindungan dari kekerasan, serta kepastian kerja yang lebih manusiawi,” jelasnya.</p>
<p>Netty juga mengapresiasi peran berbagai elemen masyarakat sipil yang secara konsisten memperjuangkan lahirnya regulasi ini.</p>
<p>“Perjuangan panjang para pekerja rumah tangga dan organisasi masyarakat sipil menunjukkan bahwa perubahan kebijakan membutuhkan ketekunan dan keberpihakan pada kelompok rentan,” ujarnya.</p>
<p>Namun demikian, Netty mengingatkan bahwa pengesahan undang-undang bukanlah akhir dari perjuangan. Tantangan terbesar justru terletak pada implementasi di lapangan.</p>
<p>“Kita tidak ingin undang-undang ini berhenti sebagai dokumen normatif. Implementasi harus dikawal secara serius agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para pekerja rumah tangga,” tegasnya.</p>
<p>Ia menekankan pentingnya peran pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun aturan turunan, melakukan pengawasan, serta memastikan mekanisme perlindungan berjalan efektif.</p>
<p>“Pengawasan dalam sektor ini memiliki tantangan tersendiri karena ruang kerjanya berada di ranah domestik. Oleh karena itu, perlu pendekatan yang tepat, termasuk melibatkan masyarakat dan lingkungan sekitar,” tambahnya.</p>
<p>Netty juga mendorong integrasi pekerja rumah tangga ke dalam sistem jaminan sosial nasional agar mereka memiliki perlindungan kesehatan dan ketenagakerjaan yang memadai.</p>
<p>“Jaminan sosial adalah bagian penting dari perlindungan. Kita harus memastikan pekerja rumah tangga tidak lagi berada di luar sistem,” ujarnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/pengesahan-uu-pprt-disebut-sebagai-kemenangan-pekerja-perempuan/">Pengesahan UU PPRT Disebut Sebagai Kemenangan Pekerja Perempuan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/pengesahan-uu-pprt-disebut-sebagai-kemenangan-pekerja-perempuan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Netty Ingatkan DPR Terpilih Harus Berikan Perhatian Khusus Terhadap RUU PPRT</title>
		<link>https://rilpolitik.com/netty-ingatkan-dpr-terpilih-harus-berikan-perhatian-khusus-terhadap-ruu-pprt/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/netty-ingatkan-dpr-terpilih-harus-berikan-perhatian-khusus-terhadap-ruu-pprt/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2024 08:08:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Kelanjutan RUU PPRT]]></category>
		<category><![CDATA[Netty Prasetiyani]]></category>
		<category><![CDATA[RUU PPRT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=9214</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, Rilpolitik.com &#8211; Anggota Komisi IX DPR RI...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/netty-ingatkan-dpr-terpilih-harus-berikan-perhatian-khusus-terhadap-ruu-pprt/">Netty Ingatkan DPR Terpilih Harus Berikan Perhatian Khusus Terhadap RUU PPRT</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Rilpolitik.com</strong> &#8211; Anggota Komisi IX DPR RI <a href="https://rilpolitik.com/tag/netty-prasetiyani/"><strong>Netty Prasetiyani Aher</strong></a> meminta DPR periode 2024 &#8211; 2029 memberikan perhatian khusus pada Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) agar dapat segera disahkan.</p>
<p>&#8220;Diteruskannya pembahasan RUU PPRT ke periode selanjutnya harus disambut positif untuk mewujudkan perlindungan yang komprehensif kepada para pekerja rumah tangga. RUU PPRT akan masuk ke dalam daftar prioritas program legislasi atau prolegnas pada masa keanggotaan 2024-2029 dan harus segera disahkan,&#8221; terang Netty, Senin, 30 September 2024.</p>
<p>Netty juga berharap seluruh pihak terlibat serius dalam pengawalan RUU PPRT yang sudah lebih dari 20 tahun terabaikan.</p>
<p>&#8220;Pimpinan DPR periode ke depan harus serius memperjuangkan pengesahan RUU PPRT ini sebagai wujud komitmen negara dalam memberikan jaminan perlindungan bagi rakyatnya, &#8221; kata Netty yang juga terpilih kembali sebagai Anggota DPR RI periode 2024-2029.</p>
<p>Netty meminta agar semua pihak berlapang dada dan mengawal pengesahannya. &#8220;Jangan ada lagi upaya menghalangi pengesahan RUU PPRT. Masyarakat dan khususnya para pekerja rumah tangga harus terus mengawal pembahasan RUU tersebut.&#8221;</p>
<p>Wakil Ketua Fraksi PKS ini mengaku sangat menyayangkan belum adanya payung hukum yang kuat bagi para pekerja rumah tangga di Indonesia. &#8220;Sudah saatnya negara hadir dan memberikan perlindungan hukum pada para pekerja rumah tangga yang jumlahnya mencapai 5 jutaan ini. Mereka jelas-jelas memberikan kontribusi dalam proses pembangunan.&#8221;</p>
<p>Oleh karena itu, lanjut Netty,<br />
&#8220;Kita berharap seluruh anggota dan pimpinan DPR RI terpilih periode 2024-2029 memiliki semangat yang sama dalam menilai pentingnya pengesahan RUU PPRT menjadi UU,&#8221; katanya.</p>
<p>Sebagai informasi, DPR RI menyepakati Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) dan RUU Mahkamah Konstitusi (MK) untuk diteruskan ke periode selanjutnya 2024-2029 dalam rapat paripurna akhir keanggotaan 2019-2024.</p>
<p>***</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/netty-ingatkan-dpr-terpilih-harus-berikan-perhatian-khusus-terhadap-ruu-pprt/">Netty Ingatkan DPR Terpilih Harus Berikan Perhatian Khusus Terhadap RUU PPRT</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/netty-ingatkan-dpr-terpilih-harus-berikan-perhatian-khusus-terhadap-ruu-pprt/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
