HukumNasional

Terungkap! Ketua IPW yang Laporkan Ganjar ke KPK Ternyata Politikus PSI

6814
×

Terungkap! Ketua IPW yang Laporkan Ganjar ke KPK Ternyata Politikus PSI

Sebarkan artikel ini
Sugeng Teguh Santoso, pelapor Ganjar Pranowo ke KPK.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Nama Sugeng Teguh Santoso mendadak menjadi sorotan warganet di media sosial X. Pasalnya, Ketua Indonesia Police Watch (IPW) itu melaporkan Ganjar Pranowo ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus dugaan gratifikasi Bank Jateng.

Banyak warganet yang curiga pelaporan tersebut bermuatan politis, mengingat Ganjar merupakan kandidat Pilpres 2024 yang getol menyuarakan hak angket kecurangan Pemilu 2024. Bahkan, Ganjar adalah orang pertama yang menggulirkan wacana hak angket di DPR.

Sejurus kemudian, warganet mulai mengungkap latar belakang dari sosok Sugeng Teguh Santoso. Selama ini, publik mungkin tahunya Sugeng adalah seorang aktivis yang memimpin IPW. Namun ternyata, dia juga merupakan seorang politikus.

Dia bahkan tercatat menjabat sebagai Ketua DPD PSI Kota Bogor. Bahkan, Sugeng juga sempat mendukung Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden (Capres) dan siap memenangkannya sebelum akhirnya DPP PSI yang dipimpin anak bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, menyatakan mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Latar belakang Sugeng Teguh Santoso yang ternyata nyambi sebagai politikus itu salah satunya diungkap oleh akun X, @ch_chotimah2.

Dalam postingannya, Chusnul mengunggah dua tangkapan layar berita media online. Gambar pertama berisi berita terkait laporan Sugeng di KPK terhadap Ganjar. Sementara foto kedua, berisi berita dukungan Sugeng terhadap Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024.

“Ternyata yang melaporkan Ganjar ke KPK adalah Ketua DPD PSI Kota Bogor Sugeng Teguh Santoso. Pernah dukung Ganjar jadi presiden, sekarang laporkan Ganjar ke KPK, aneh kan? Kenapa nggak dari dulu? Siapa yang suruh? Apa ini bagian dari pengalihan isu suara nggak wajar PSI? Silahkan teman-teman menilai,” kata Chusnul dikutip hari ini, Selasa (5/3/2024).

Diketahui, Sugeng Teguh Santoso melaporkan Ganjar ke KPK atas dugaan gratifikasi dan atau suap berupa cashback dari perusahaan asuransi. Selain Ganjar, Sugeng juga melaporkan Direktur Utama Bank Jateng berinisial S atas kasus yang sama.

“IPW melaporkan dugaan penerimaan gratifikasi dan/atau suap yang diterima oleh direksi Bank Jateng dari perusahaan-perusahaan asuransi yang memberikan pertanggungan jaminan kredit kepada para kreditur Bank Jateng,” kata Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, Selasa (5/3/2024).

Sugeng mengendus adanya cashback yang perkiraannya sekitar 16% dari premi. Dia menyebut, 16% cashback itu dibagikan ke tiga pihak.

Rinciannya, 5% untuk operasional Bank Jateng baik di pusat maupun daerah atau cabang; 5,5% untuk pemegang saham Bank Jateng yang terdiri dari pemerintah daerah atau kepala-kepala daerah; dan 5,5% untuk pemegang saham pengendali Bank Jateng.

“Pengendali Bank Jateng yang diduga adalah kepala daerah Jawa Tengah dengan inisial GP,” tutur Sugeng.

Sugeng mengungkapkan, korupsi ini diduga terjadi dalam rentang waktu 2014-2023. Dia menyebut nilai korupsinya dari angka 5,5 persen itu diperkirakan lebih dari Rp100 miliar.

(War/rilpolitik)

Respon (2)

  1. Terlepas dr politisi atau tidak, laporan ttg korupsi ini hrs ditindak lanjuti. Kita juga mau lihat komitmen pemerintah( koalisi indonesia maju) yg berjanji berantas korupsi. Sekarang sdh boleh dibuktikan janji itu. Ganjar bila tdk korupsi toh hrs dilepas dan nama baiknya direhabilitasi.

  2. Push hak angket, ungkap tuntas kecurangan2 pemilu 2024 yng menggelembungkan suara utk paslon 02, rekayasa utk PSI serta penyalahgunaan kekuasaan oleh presiden.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *