DaerahPolitik

Tepis Stigma Anti Agama, Seorang Kiai di Sumenep Daftar Cawabup ke PDIP

6479
×

Tepis Stigma Anti Agama, Seorang Kiai di Sumenep Daftar Cawabup ke PDIP

Sebarkan artikel ini
Pengasuh Ponpes Hidayatul Ulum Utara, Gadu Barat, Ganding, Sumenep (kacamata). [Foto Antara]

SUMENEP, Rilpolitik.com – Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Ulum Utara, Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Sumenep, Jawa Timur, KH Qusyairi Zaini mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati (cawabup) ke DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep pada Jumat (26/4/2024).

Qusyairi mengatakan, langkah politiknya ini dilakukan untuk memenuhi desakan dari para kiai, tokoh masyarakat, dan pemuda untuk ikut berkontestasi pada Pilkada Sumenep 2024 lewat PDIP.

“Ada desakan dari para kiai dan tokoh masyarakat, termasuk kalangan muda,” kata Qusyairi di Kantor DPC PDIP Sumenep.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumenep itu memahami adanya stigma negatif yang kerap disematkan ke PDIP oleh sebagian kalangan masyarakat. Salah satunya adalah stigma anti agama. Qusyairi secara tegas membantah stigma tersebut.

Keputusannya untuk mendaftar bursa Cawabup Sumenep lewat PDIP, katanya, secara tidak langsung telah membantah stigma tersebut. Terlebih, dia mendaftar ke partai berlambang kepala banteng itu justru atas dorongan dari para kiai.

“PDI Perjuangan itu dikabarkan anti agama, anti ini, atau pun anti itu dan sebagainya. Kami ini dari komunitas hijau (ponpes) dan sadar atas stigma tersebut. Itu semuanya tidak benar dan saat ini kami malah didorong oleh sejumlah kiai untuk mendaftar ke PDI Perjuangan,” terang Qusyairi

Qusyairi mendatangi Kantor DPC PDI Perjuangan Sumenep diantar oleh ratusan warga, baik kerabat, santri maupun pendukungnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *