<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sidang Isbat Arsip - Rilpolitik</title>
	<atom:link href="https://rilpolitik.com/tag/sidang-isbat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://rilpolitik.com/tag/sidang-isbat/</link>
	<description>Barometer Politik Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Mar 2026 13:39:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-Untitled-1-1-80x80.png</url>
	<title>Sidang Isbat Arsip - Rilpolitik</title>
	<link>https://rilpolitik.com/tag/sidang-isbat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026</title>
		<link>https://rilpolitik.com/pemerintah-tetapkan-idulfitri-1447-h-jatuh-pada-21-maret-2026/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/pemerintah-tetapkan-idulfitri-1447-h-jatuh-pada-21-maret-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 13:39:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[1 Syawal]]></category>
		<category><![CDATA[Idulfitri 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Nasaruddin Umar]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang Isbat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=16627</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, Rilpolitik.com &#8211; Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/pemerintah-tetapkan-idulfitri-1447-h-jatuh-pada-21-maret-2026/">Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Rilpolitik.com</strong> &#8211; Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Penetapan ini diputuskan dalam sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama <a href="https://rilpolitik.com/tag/nasaruddin-umar/"><strong>Nasaruddin Umar</strong></a> di kantor layanan Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (19/3/2026).</p>
<p>“Berdasarkan hasil hisab dan tidak adanya laporan rukyat hilal, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026,” kata Nasaruddin dalam konferensi pers usai sidang.</p>
<p>Turut mendampingi Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i, Wakil Ketua Umum MUI Muhammad Cholil Nafis, Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang, dan Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad.</p>
<p>Menag menjelaskan, keputusan tersebut didasarkan pada dua hal. Pertama, secara hisab, pada saat rukyat tanggal 29 Ramadan 1447 H/19 Maret 2026, tinggi hilal di seluruh wilayah Indonesia berada pada kisaran 0 derajat 54 menit 27 detik (0,91 derajat) hingga 3 derajat 7 menit 52 detik (3,13 derajat), dengan sudut elongasi antara 4 derajat 32 menit 40 detik (4,54 derajat) hingga 6 derajat 6 menit 11 detik. (6,1 derajat).</p>
<p>&#8220;Secara hisab, posisi hilal tersebut belum memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura),&#8221; jelasnya. Diketahui, bahwa Menteri Agama anggota MABIMS menyepakati kriteria baru yaitu tinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat.</p>
<p>Kedua, berdasarkan hasil rukyat atau pemantauan hilal di 117 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia. &#8220;Pengamatan hilal telah dilakukan di 117 titik di seluruh Indonesia, dan laporan yang diterima serta dikonfirmasi menunjukkan bahwa tidak ada satu pun titik yang berhasil melihat hilal,&#8221; ujar Menag.</p>
<p>&#8220;Demikian hasil sidang isbat yang telah kita laksanakan dan sepakati bersama. Kita berharap keputusan ini dapat menjadi dasar kebersamaan umat Islam Indonesia dalam merayakan Idulfitri secara serentak, serta menjadi simbol persatuan dalam menyongsong masa depan yang lebih baik,&#8221; jelas Menag.</p>
<p>Sidang isbat ini dihadiri juga oleh perwakilan duta besar negara sahabat, Mahkamah Agung, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Informasi Geospasial (BIG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium Jakarta, para pakar falak dari berbagai ormas Islam dan perguran tinggi islam, serta anggota Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama.</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/pemerintah-tetapkan-idulfitri-1447-h-jatuh-pada-21-maret-2026/">Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/pemerintah-tetapkan-idulfitri-1447-h-jatuh-pada-21-maret-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026</title>
		<link>https://rilpolitik.com/pemerintah-tetapkan-1-ramadan-1447-h-jatuh-pada-19-februari-2026/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/pemerintah-tetapkan-1-ramadan-1447-h-jatuh-pada-19-februari-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 13:59:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[1 Ramadan 1447 H]]></category>
		<category><![CDATA[Awal puasa]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Nasaruddin Umar]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang Isbat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=16263</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, Rilpolitik.com &#8211; Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/pemerintah-tetapkan-1-ramadan-1447-h-jatuh-pada-19-februari-2026/">Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Rilpolitik.com</strong> &#8211; Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H/2026 M jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan ini didasarkan pada hasil Sidang Isbat (penetapan) 1 Ramadan 1447 H yang dipimpin Menteri Agama <a href="https://rilpolitik.com/tag/nasaruddin-umar/"><strong>Nasaruddin Umar</strong></a> di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/2/2026).</p>
<p>“Sidang Isbat menyepakati bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026,” ujar Menag dalam konferensi pers usai Sidang Isbat.</p>
<p>&#8220;Musyawarah mengacu pada hasil hisab dan rukyat yang dilakukan oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama dan ormas-ormas Islam, serta dikonfirmasi oleh petugas pengamat di sedikitnya 96 titik pengamatan di seluruh Indonesia,&#8221; terangnya.</p>
<p>Menag menjelaskan, berdasarkan paparan, ketinggian hilal di seluruh wilayah NKRI masih berada di bawah ufuk, dengan rentang antara -2° 24‘ 43“ (-2,41°) hingga -0° 55‘ 41“ (-0,93°). Sementara itu, sudut elongasi berada pada kisaran 0° 56‘ 23“ (0,94°) hingga 1° 53‘ 36“ (1,89°).</p>
<p>Artinya, secara hisab, posisi hilal di seluruh wilayah NKRI belum memenuhi kriteria Visibilitas Hilal yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yaitu tinggi hilal minimum 3° dan sudut elongasi minimum 6,4°.</p>
<p>&#8220;Dengan demikian, bukan hanya belum memenuhi kriteria imkan rukyat, tetapi secara astronomis hilal belum mungkin terlihat, sehingga secara hisab data hilal hari ini tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS,&#8221; jelas Menag.</p>
<p>Pertimbangan kedua, hasil hisab tersebut terkonfirmasi oleh laporan para perukyat yang diturunkan Kementerian Agama. Tahun ini, rukyat dilaksanakan di 96 titik pengamatan yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.</p>
<p>“Tidak ada laporan hilal terlihat dari seluruh titik pengamatan. Bahkan di negara-negara Islam lainnya, belum ada yang memenuhi kriteria imkan rukyat, dan kalender Hijriah Global versi Turki pun tidak memulai Ramadan esok hari,” ujar Menag.</p>
<p>“Berdasarkan hasil hisab dan tidak adanya laporan rukyat hilal, Sidang Isbat menyepakati bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026,” tegas Menag.</p>
<p>Menag berharap keputusan ini memungkinkan seluruh umat Islam di Indonesia memulai ibadah puasa secara bersama-sama. &#8220;Semoga momentum ini menjadi simbol kebersamaan umat Islam sekaligus mencerminkan persatuan kita sebagai anak bangsa dalam menyongsong masa depan yang lebih baik,&#8221; pesannya.</p>
<p>&#8220;Apabila terdapat sebagian umat Islam yang memiliki keyakinan berbeda dalam penetapan awal Ramadan, kami mengimbau agar perbedaan tersebut tidak menimbulkan perpecahan. Jadikan perbedaan sebagai kekayaan dan mozaik indah bangsa Indonesia. Kita sudah berpengalaman hidup dalam perbedaan, tetapi tetap kokoh dalam persatuan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Turut membersamai Menag, Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i, Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang, Ketua Umum MUI Anwar Iskandar, dan Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad.</p>
<p>Sidang Isbat juga dihadiri oleh para pimpinan ormas Islam, para ahli falak dan astronomi dari perguruan tinggi, serta perwakilan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Informasi Geospasial, Planetarium Jakarta, dan anggota Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama.</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/pemerintah-tetapkan-1-ramadan-1447-h-jatuh-pada-19-februari-2026/">Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/pemerintah-tetapkan-1-ramadan-1447-h-jatuh-pada-19-februari-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hasil Sidang Isbat Lebaran 2025: Idul Fitri Jatuh pada Senin 31 Maret</title>
		<link>https://rilpolitik.com/hasil-sidang-isbat-lebaran-2025-idul-fitri-jatuh-pada-senin-31-maret/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/hasil-sidang-isbat-lebaran-2025-idul-fitri-jatuh-pada-senin-31-maret/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2025 12:43:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Nasaruddin Umar]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang Isbat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=12201</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, Rilpolitik.com &#8211; Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag)...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/hasil-sidang-isbat-lebaran-2025-idul-fitri-jatuh-pada-senin-31-maret/">Hasil Sidang Isbat Lebaran 2025: Idul Fitri Jatuh pada Senin 31 Maret</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Rilpolitik.com</strong> &#8211; Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah mengumumkan hasil <a href="https://rilpolitik.com/tag/sidang-isbat/"><strong>sidang isbat</strong></a> penentuan 1 Syawal 1446 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri 2025 hari ini, Sabtu (29/3/2025).</p>
<p>Pengumuman disampaikan oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.</p>
<p>Menurut Menag, Hari Raya Idul Fitri 1446 H atau Lebaran 2025 jatuh pada Hari Senin, 31 Maret.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan hisab posisi hilal wilayah Indonesia yang tidak memenuhi kriteria MABIMS, serta tidak adanya laporan hilal terlihat, maka disepakati bahwa tanggal 1 Syawal 1446 H jatuh pada hari Senin, 31 Maret 2025 Masehi&#8221; kata Nasaruddin Umar yang disiarkan secara live melalui Youtube Kemenag RI.</p>
<p>Dijelaskan Nasaruddin, berdasarkan laporan rukyat dari seluruh Indonesia, dipastikan hilal masih di bawah ufuk dengan ketinggian berkisar minus 3 derajat 15 menit 47 detik sampai dengan minus 1 derajat 4 menit 57 detik. “Posisi hilang hari ini di seluruh Indonesia masih di bawah ufuk,” ujarnya.</p>
<p>Demikian juga, sudut elongasi berkisar 1 derajat 12 menit 89 detik hingga 1 derajat 36 menit 38 detik.</p>
<p>&#8220;Dengan demikian secara hisab data hilal pada hari ini belum memenuhi kriteria fisibilitas hilal MABIMS, yakni tinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat,&#8221; ujar Nasaruddin.</p>
<p>Oleh karenanya, puasa disempurnakan menjadi 30 hari dan 1 Syawal 1446 H atau Lebaran jatuh pada 31 Maret 2025.</p>
<p>Hasil sidang hari ini sekaligus menunjukkan tidak ada perbedaan tanggal antara pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), dengan Muhammadiyah. Tanggal Lebaran versi pemerintah, NU, dan Muhammadiyah tahun ini sama.</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/hasil-sidang-isbat-lebaran-2025-idul-fitri-jatuh-pada-senin-31-maret/">Hasil Sidang Isbat Lebaran 2025: Idul Fitri Jatuh pada Senin 31 Maret</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/hasil-sidang-isbat-lebaran-2025-idul-fitri-jatuh-pada-senin-31-maret/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenag Gelar Sidang Isbat Lebaran 2025 Hari Ini</title>
		<link>https://rilpolitik.com/kemenag-gelar-sidang-isbat-lebaran-2025-hari-ini/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/kemenag-gelar-sidang-isbat-lebaran-2025-hari-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2025 04:33:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Abu Rokhmad]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang Isbat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=12189</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, Rilpolitik.com &#8211; Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/kemenag-gelar-sidang-isbat-lebaran-2025-hari-ini/">Kemenag Gelar Sidang Isbat Lebaran 2025 Hari Ini</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Rilpolitik.com</strong> &#8211; Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penentuan 1 Syawal 1446 Hijriah atau <a href="https://rilpolitik.com/tag/lebaran-2025/"><strong>Hari Raya Idul Fitri 2025</strong> </a>hari ini, Sabtu (29/3/2025).</p>
<p>Sidang akan digelar secara tertutup di Kantor Kementerian Agama di Jalan MH Thamrin, Jakarta, dengan diawali seminar tentang metode hisab dan rukyat pada pukul 16.00 WIB.</p>
<p>Setelahnya akan ada kegiatan buka puasa dan shalat Maghrib berjamaah.</p>
<p>&#8220;Sidang isbat sendiri akan dimulai pukul 18.30 WIB, dilanjutkan konferensi pers pukul 19.00 WIB,&#8221; kata Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad dikutip dari laman resmi Kemenag.</p>
<p>Rokhmad mengatakan, secara astronomis, konjungsi atau ijtimak terjadi pada pukul 17.57 WIB tanggal 29 Maret 2025.</p>
<p>Data astronomi memperlihatkan posisi hilal saat matahari terbenam berada di antara minus tiga derajat di Papua hingga minus satu derajat di Aceh.</p>
<p>&#8220;Data-data astronomi ini akan kami verifikasi melalui mekanisme rukyat,&#8221; kata Abu Rokhmad.</p>
<p>Namun, berdasarkan kriteria imkanur rukyat dari MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), posisi hilal belum memenuhi syarat karena masih di bawah ketentuan minimal 3 derajat ketinggian dengan elongasi 6,4 derajat.</p>
<p>Oleh sebab itu, Idul Fitri 1446 Hijriah kemungkinan besar jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.</p>
<p>Meskipun hasil perhitungan astronomi jelas, Rokhmad menegaskan bahwa proses rukyat tetap penting dilaksanakan.</p>
<p>&#8220;Ada yang bertanya, kenapa harus repot-repot kalau sudah jelas hasilnya? Justru di sini letak tantangannya. Ini bukan soal hasil semata, tapi soal proses, soal pembuktian ilmiah, dan soal syiar Islam,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pemantauan hilal akan dilaksanakan di 33 lokasi yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia, kecuali Bali yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/kemenag-gelar-sidang-isbat-lebaran-2025-hari-ini/">Kemenag Gelar Sidang Isbat Lebaran 2025 Hari Ini</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/kemenag-gelar-sidang-isbat-lebaran-2025-hari-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Umumkan Hari Raya Idul Fitri Jatuh Pada Rabu 10 April 2024</title>
		<link>https://rilpolitik.com/pemerintah-umumkan-hari-raya-idul-fitri-jatuh-pada-rabu-10-april-2024/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/pemerintah-umumkan-hari-raya-idul-fitri-jatuh-pada-rabu-10-april-2024/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Apr 2024 12:42:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Raya Idul Fitri 1445 H]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang Isbat]]></category>
		<category><![CDATA[Yaqut Cholil Quomas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=5554</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, Rilpolitik.com &#8211; Pemerintah mengumumkan hasil sidang Isbat...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/pemerintah-umumkan-hari-raya-idul-fitri-jatuh-pada-rabu-10-april-2024/">Pemerintah Umumkan Hari Raya Idul Fitri Jatuh Pada Rabu 10 April 2024</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Rilpolitik.com &#8211;</strong> Pemerintah mengumumkan hasil sidang Isbat penetapan 1 Syawal 1445 H. Sidang yang dipimpi Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memutuskan Hari Raya Idul Fitri jatuh pada hari Rabu (10/4/2024) besok.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan hisab, posisi Hilal wilayah Indonesia yang sudah masuk kriteria mabims, serta adanya laporan bilal yang terlihat disepakati bahwa satu Syawal tahun 1445 Hijriah jatuh pada hari Rabu tanggal 10 april 2024 Masehi,&#8221; kata Yaqut saat mengumumkan hasil sidang Isbat pada Selasa (9/4/2024).</p>
<p>Mantan Ketua Umum GP Ansor itu berharap umat Islam di Indonesia dapat secara bersama-sama merayakan Idul Fitri dengan suka cita.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan keputusan ini merupakan wujud kebersamaan umat Islam di seluruh Indonesia baik dalam menjalankan ibadah maupun dalam bermusyawarah bermufakat bermasyarakat di dalam di dalam naungan tanah air yang sama,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>(Su/rilpolitik)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/pemerintah-umumkan-hari-raya-idul-fitri-jatuh-pada-rabu-10-april-2024/">Pemerintah Umumkan Hari Raya Idul Fitri Jatuh Pada Rabu 10 April 2024</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/pemerintah-umumkan-hari-raya-idul-fitri-jatuh-pada-rabu-10-april-2024/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1445 H Jatuh pada 12 Maret 2024</title>
		<link>https://rilpolitik.com/pemerintah-tetapkan-1-ramadan-1445-h-jatuh-pada-12-maret-2024/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/pemerintah-tetapkan-1-ramadan-1445-h-jatuh-pada-12-maret-2024/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Mar 2024 13:34:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[1 Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[1 Ramadan 1445 H]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang Isbat]]></category>
		<category><![CDATA[Yaqut Cholil Quomas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=5012</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, Rilpolitik.com &#8211; Sidang Isbat yang digelar Kementerian...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/pemerintah-tetapkan-1-ramadan-1445-h-jatuh-pada-12-maret-2024/">Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1445 H Jatuh pada 12 Maret 2024</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Rilpolitik.com &#8211;</strong> Sidang Isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan 1 Ramadhan 1445 Hijriah jatuh pada Selasa (12/3/2024).</p>
<p>Sidang isbat digelar secara langsung di kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (10/3/2024).</p>
<p>&#8220;Sidang Isbat secara mufakat menetapkan bahwa 1 Ramadan 1445 H jatuh hari Selasa 12 Maret 2024 Masehi,&#8221; kata Menag Yaqut Cholil Quomas saat mengumumkan hasil sidang isbat.  Sidang isbat penentuan awal Ramadan 2024 ini melibatkan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama serta dihadiri para duta besar negara sahabat serta perwakilan ormas Islam.</p>
<p>Dalam seminar dari perhitungan astronomi, tim Kemenag melaporkan posisi hilal awal Ramadan 1445 H di Indonesia. Hasilnya, posisi hilal masih rendah di Indonesia.</p>
<p>Anggota Tim Hisab dan Rukyat Kemenag, Cecep Nurwendaya mengatakan hilal di Indonesia sangat sulit diamati. Bahkan, katanya, beberapa kriteria mengatakan tidak ada referensi apapun bahwa hilal serendah ini bisa diamati.</p>
<p>&#8220;Tetapi kalau kita amati memang di Indonesia teramat sangat sulit bahkan beberapa kriteria mengatakan tidak ada referensi apapun bahwa hilal serendah ini bisa diamati dapat terlihat,&#8221; katanya.</p>
<p>Cecep mengatakan hasil kesepakatan MABIMS (Menteri Agama Malaysia, Brunei Darussalam, Indonesia dan Singapura), kriteria visibilitas hilal berubah menjadi ketinggian hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat. Berdasarkan kriteria tersebut, hilal di Indonesia sore ini tidak bisa diamati.</p>
<p>&#8220;Hilal tidak bisa diamati,&#8221; kata Cecep.</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/pemerintah-tetapkan-1-ramadan-1445-h-jatuh-pada-12-maret-2024/">Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1445 H Jatuh pada 12 Maret 2024</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/pemerintah-tetapkan-1-ramadan-1445-h-jatuh-pada-12-maret-2024/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Persis Dukung Penyelenggaraan Sidang Isbat untuk Minimalisir Dampak Perbedaan</title>
		<link>https://rilpolitik.com/persis-dukung-penyelenggaraan-sidang-isbat-untuk-minimalisir-dampak-perbedaan/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/persis-dukung-penyelenggaraan-sidang-isbat-untuk-minimalisir-dampak-perbedaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Mar 2024 05:35:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Jeje Zainudin]]></category>
		<category><![CDATA[Persis]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan1445]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang Isbat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=5003</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, Rilpolitik.com &#8211; Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/persis-dukung-penyelenggaraan-sidang-isbat-untuk-minimalisir-dampak-perbedaan/">Persis Dukung Penyelenggaraan Sidang Isbat untuk Minimalisir Dampak Perbedaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Rilpolitik.com &#8211;</strong> Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) urun tanggapan terkait wacana dan usulan peniadaan sidang isbat. Pernyataan ini menyikapi usulan peniadaan sidang isbat guna efisiensi anggaran.</p>
<p>Ketua Umum PP Persis, <a href="https://rilpolitik.com/tag/jeje-zainudin/">Ustadz Jeje Zaenudin</a> berpandangan bahwa kenyataannya umat Islam Indonesia terdiri dari banyak ormas yang memiliki lembaga-lembaga hisab dan rukyat yang berbeda-beda metoda dan standar yang dipakainya.</p>
<p>&#8220;Maka dengan keberadaan forum sidang isbat di bawah Kementerian Agama sangat besar manfaatnya dalam meminimalisir dampak negatif dari adanya perbedaan awal Ramadhan, Idul fitri, dan Idul adha,&#8221; kata Ustadz Jeje dalam keterangannya, Ahad (10/3/2024).</p>
<p>Ustadz Jeje melanjutkan, meskipun penanggalan bulan hijriyah setiap bulan sudah dapat diketahui dan ditetapkan melalui penghitungan hisab dan standar imkanurrukyat yang disepakati, akan tetapi untuk puasa Ramadhan, Idul fitri, dan Idul adha, forum sidang isbat tetap dibutuhkan sebagai proses konfirmasi dan penegasan terhadap kebenaran hasil penghitungan hisab.</p>
<p>&#8220;Sehingga memberi kekuatan dan kepastian hukum bagi seluruh kelompok masyarakat muslim Indonesia, baik yang mau mengikuti penetapan pemerintah ataupun yang mau mengikuti penetapan ormas yang diikutinya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ustadz Jeje menambahkan, Persis mendukung pemerintah untuk melanjutkan keberadaan forum Sidang Isbat sebagai pelaksanaan ketentuan pasal 52A Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006. Namun demikian, bentuk dan formatnya dapat disesuaikan dengan situasi, kondisi, dan kebutuhan.</p>
<p>PP Persis secara resmi mengirim pandangan tersebut dalam Surat Rekomendasi untuk Menteri Agama Republik Indonesia (Cq. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam) yang ditandatangani oleh Ketua Umum PP Persatuan Islam Ustadz Jeje Zaenudin dan Sekretaris Umum Dr Haris Muslim di Bandung, Kamis 7 Maret 2023.</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/persis-dukung-penyelenggaraan-sidang-isbat-untuk-minimalisir-dampak-perbedaan/">Persis Dukung Penyelenggaraan Sidang Isbat untuk Minimalisir Dampak Perbedaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/persis-dukung-penyelenggaraan-sidang-isbat-untuk-minimalisir-dampak-perbedaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
