<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Reformasi 98 Arsip - Rilpolitik</title>
	<atom:link href="https://rilpolitik.com/tag/reformasi-98/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://rilpolitik.com/tag/reformasi-98/</link>
	<description>Barometer Politik Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Aug 2024 15:51:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-Untitled-1-1-80x80.png</url>
	<title>Reformasi 98 Arsip - Rilpolitik</title>
	<link>https://rilpolitik.com/tag/reformasi-98/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Anulir Putusan MK, BEM Nusantara Ingatkan DPR: Reformasi 98 Bisa Terulang!</title>
		<link>https://rilpolitik.com/anulir-putusan-mk-bem-nusantara-ingatkan-dpr-reformasi-98-bisa-terulang/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/anulir-putusan-mk-bem-nusantara-ingatkan-dpr-reformasi-98-bisa-terulang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Aug 2024 15:51:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Ambang batas pencalonan Pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[BEM Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkamah Konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Moh Mahshun Al Fuadi]]></category>
		<category><![CDATA[Putusan MK]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi 98]]></category>
		<category><![CDATA[Revisi UU Pilkada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=8491</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, Rilpolitik.com &#8211; Revisi Undang-Undang Pilkada yang tidak...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/anulir-putusan-mk-bem-nusantara-ingatkan-dpr-reformasi-98-bisa-terulang/">Anulir Putusan MK, BEM Nusantara Ingatkan DPR: Reformasi 98 Bisa Terulang!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Rilpolitik.com</strong> &#8211; Revisi Undang-Undang Pilkada yang tidak sesuai dengan amar putusan Mahkamah Konstitusi (<a href="https://rilpolitik.com/tag/mahkamah-konstitusi/"><strong>MK</strong></a>) Nomor 60/PUU-XXII/2024 terkait ambang batas pencalonan Pilkada menuai kritik dari banyak pihak. Kritik salah satunya datang dari Koordinator Isu Sosial Politik BEM Nusantara, Moh Mahshun Al Fuadi.</p>
<p>Mahshun menilai langkah DPR RI yang secara dadakan melakukan revisi terhadap UU Pilkada usai ada putusan MK terkesan sangat dipaksakan demi kepentingan elite politik. Dia menyebut langkah DPR menganulir putusan MK tidak mewakili rakyat.</p>
<p>&#8220;DPR RI ini sungguh lucu sekali. Dia bergerak cepat jika kepentingan bos atau dirinya diusik, namun sangat lamban apabila kepentingan berbasis kerakyatan&#8221; kata Mahshun dalam keterangannya diterima <a href="https://rilpolitik.com/"><strong>rilpolitik.com</strong></a> pada Rabu (21/8/2024).</p>
<p>Menurut Mahshun, substansi putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 sudah sangat jelas bahwa syarat pengusulan paslon Pilkada oleh partai politik/gabungan partai politik tidak lagi menggunakan ketentuan ambang batas kursi DPRD 20 persen atau suara sah 25 persen.</p>
<p>Dia mengatakan, dalam putusannya, MK menetapkan syarat ambang batas pencalonan kepala daerah berada di rentang 6,5-10 persen, bergantung pada jumlah daftar pemilih tetap.</p>
<p>Mahshun menilai putusan MK itu baik untuk demokrasi karena memberikan peluang yang lebih besar kepada partai politik (parpol) untuk mengusung jagoannya sehingga rakyat memiliki banyak alternatif pilihan.</p>
<p>“Putusan ini membuka peluang bagi partai mengusung sendiri calon yang dijagokan untuk berlaga dalam perhelatan pemilihan kepala daerah 2024,” ujarnya.</p>
<p>Selain itu, putusan MK itu juga membuka peluang koalisi parpol pecah kongsi lantaran sudah memenuhi syarat mengusung calon sendiri. Lagi-lagi, rakyat yang akan diuntungkan karena memiliki banyak pilihan.</p>
<p>Lebih lanjut, Mahshun menyebut banyak Pilkada di daerah yang harus melawan kotak kosong karena aturan syarat ambang batas parlemen 20 persen. Sebab itu, dengan adanya putusan MK 60/2024 harusnya bisa menjadi angin segar bagi rakyat dan demokrasi.</p>
<p>“Banyak hari ini kepala daerah yang tunggal karena koalisi gemuk itu. Jadi seakan-akan rakyat bukan pesta demokrasi, namun ini perintah kerajaan yang harus jadi barang itu. Hal ini tidak baik bagi demokrasi Indonesia yang menganut Pancasila,” katanya.</p>
<p>Sebab itu, dia mengingatkan DPR RI untuk tidak mempermainkan hak rakyat. “Karena rakyat dan mahasiswa bisa turun ke jalan melantunkan dzikir perjuangan dan juang reformasi 98 akan terjadi lagi,” pungkasnya.</p>
<p>Diketahui, Panitia Kerja (Panja) revisi UU Pilkada Badan Legislasi (Baleg) DPR RI mengakali Putusan MK Nomor 60/2024 dengan membuat pelonggaran threshold 6,5-10 persen itu hanya berlaku buat partai politik yang tak punya kursi DPRD. Ketentuan itu menjadi ayat tambahan pada Pasal 40 revisi UU Pilkada.</p>
<p>Sementara itu, Pasal 40 ayat (1) UU Pilkada yang mengatur threshold 20 persen kursi DPRD atau 25 persen suara sah pileg tetap diberlakukan bagi partai-partai politik yang memiliki kursi parlemen.</p>
<p>Pembahasan revisi UU Pilkada di Panja Baleg ini berlangsung serba cepat. Pembahasan perubahan keempat undang-undang ini sudah dimulai sejak tahun lalu, tapi beberapa kali mandeg. Namun, Baleg tiba-tiba mempercepat pembahasannya setelah terbit putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60/2024.</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/anulir-putusan-mk-bem-nusantara-ingatkan-dpr-reformasi-98-bisa-terulang/">Anulir Putusan MK, BEM Nusantara Ingatkan DPR: Reformasi 98 Bisa Terulang!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/anulir-putusan-mk-bem-nusantara-ingatkan-dpr-reformasi-98-bisa-terulang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dino Patti Djalal: Proses Hukum Terhadap Rocky Gerung Jadi Preseden Buruk Demokrasi</title>
		<link>https://rilpolitik.com/dino-patti-djalal-proses-hukum-terhadap-rocky-gerung-jadi-preseden-buruk-demokrasi/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/dino-patti-djalal-proses-hukum-terhadap-rocky-gerung-jadi-preseden-buruk-demokrasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Aug 2023 00:35:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Bajingan Tolol]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dino Patti Djalal]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi 98]]></category>
		<category><![CDATA[Rocky Gerung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=1613</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rilpolitik.com, Jakarta &#8211;Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/dino-patti-djalal-proses-hukum-terhadap-rocky-gerung-jadi-preseden-buruk-demokrasi/">Dino Patti Djalal: Proses Hukum Terhadap Rocky Gerung Jadi Preseden Buruk Demokrasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Rilpolitik.com, Jakarta &#8211;</strong>Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal membela <a href="https://rilpolitik.com/tag/rocky-gerung/">Rocky Gerung</a> yang diduga menghina <a href="https://rilpolitik.com/tag/jokowi/">Presiden Joko Widodo</a> dengan sebutan bajingan tolol. Menurutnya, pernyataan Rocky Gerung itu merupakan hal biasa di alam demokrasi.</p>
<p>Hal itu Dino sampaikan melalui akun X pribadinya, @dinopattidjalal pada Senin (7/8/2023).</p>
<p>Wakil Menteri Luar Negeri era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mengatakan demokrasi telah memberikan ruang kepada rakyat untuk mengekspresikan apirasinya secara bebas. Itulah yang menjadi tujuan revolusi reformasi 1998.</p>
<p>“Tujuan revolusi REFORMASI 1998 adalah membangun demokrasi dimana semua WNI bebas memuja &amp; mengejek pemimpinnya tanpa takut dipenjara,” kata Dino.</p>
<p>Menurut Dino, kritik merupakan ruh dari reformasi sehingga seharusnya sekeras dan setajam apapun kritik itu tidak boleh dikriminalisasi.</p>
<p>“Ruh dari &#8220;reformasi&#8221; kini ikut diadili dlm kasus Rocky Gerung,” ujarnya.</p>
<p>Ia mengatakan, jika sampai Rocky Gerung dipenjara dengan alasan mengkritik presiden, maka akan jadi preseden buruk bagi demokrasi.</p>
<p>“Kalau Rocky dihukum/dipenjara, akan menjadi preseden buruk bagi demokrasi 🇲🇨 ke depan,” tukasnya.</p>
<p>Diketahui, sejumlah relawan Presiden Joko Widodo melaporkan Rocky Gerung ke polisi atas dugaan penghinaan terhadap Jokowi dengan sebutan bajingan tolol. Laporan ini tersebar di sejumlah daerah di Indonesia.</p>
<p>Kini, Bareskrim Polri sudah mengambil alih seluruh laporan tersebut. Setidaknya sudah ada 13 laporan dan 2 aduan masyarakat. <strong>(Abn)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/dino-patti-djalal-proses-hukum-terhadap-rocky-gerung-jadi-preseden-buruk-demokrasi/">Dino Patti Djalal: Proses Hukum Terhadap Rocky Gerung Jadi Preseden Buruk Demokrasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/dino-patti-djalal-proses-hukum-terhadap-rocky-gerung-jadi-preseden-buruk-demokrasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
