<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Penyebab harga beras naik Arsip - Rilpolitik</title>
	<atom:link href="https://rilpolitik.com/tag/penyebab-harga-beras-naik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://rilpolitik.com/tag/penyebab-harga-beras-naik/</link>
	<description>Barometer Politik Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Oct 2025 00:21:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-Untitled-1-1-80x80.png</url>
	<title>Penyebab harga beras naik Arsip - Rilpolitik</title>
	<link>https://rilpolitik.com/tag/penyebab-harga-beras-naik/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Amran Bantah Bulog Jadi Penyebab Harga Beras Naik</title>
		<link>https://rilpolitik.com/amran-bantah-bulog-jadi-penyebab-harga-beras-naik/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/amran-bantah-bulog-jadi-penyebab-harga-beras-naik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 00:21:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Amran Sulaiman]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab harga beras naik]]></category>
		<category><![CDATA[Perum Bulog]]></category>
		<category><![CDATA[Serapan gabah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=14981</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, Rilpolitik.com &#8211; Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/amran-bantah-bulog-jadi-penyebab-harga-beras-naik/">Amran Bantah Bulog Jadi Penyebab Harga Beras Naik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Rilpolitik.com</strong> &#8211; Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) <a href="https://rilpolitik.com/tag/amran-sulaiman/"><strong>Amran Sulaiman</strong></a> menyinggung adanya pengamat yang menyebut bahwa kenaikan harga beras akibat Perum Bulog yang terlalu banyak menyerap gabah dari petani.</p>
<p>Menurut Amran, pandangan tersebut keliru dan tidak berdasarkan data yang sebenarnya. Sebab, kata dia, Bulog hanya menyerap sekitar 8 persen dari total produksi nasional.</p>
<p>&#8220;Kemampuan Bulog (dalam menyerap gabah petani) hanya 8%. Ada ahli, ada pengamat yang selama ini mengatakan harga beras naik itu karena Bulog menyerap banyak,&#8221; ujar Amran dalam acara Town Hall Meeting Satu Tahun Kemenko Pangan di Auditorium Graha Mandiri, Jakarta, Selasa (21/10/2025).</p>
<p>Amran menegaskan swasta menguasai 92% gabah dari petani. Ia pun mengatakan tak bisa mengendalikannya.</p>
<p>&#8220;Dia (pengamat) mengamati pakai rasa. Mengamati itu harusnya pakai rasio. Tahu yang diserap cuma 8%. 92% adalah swasta. Kita tidak bisa kendalikan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Amran juga menyebut adanya kesalahpahaman dalam menilai peran Bulog dalam penyerapan gabah petani.</p>
<p>&#8220;Mereka selalu mengatakan harga beras naik karena Bulog menyerap banyak, sehingga harga naik. Tidak semuanya naik,&#8221; ucap dia.</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/amran-bantah-bulog-jadi-penyebab-harga-beras-naik/">Amran Bantah Bulog Jadi Penyebab Harga Beras Naik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/amran-bantah-bulog-jadi-penyebab-harga-beras-naik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
