<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Matahari Kembar Arsip - Rilpolitik</title>
	<atom:link href="https://rilpolitik.com/tag/matahari-kembar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://rilpolitik.com/tag/matahari-kembar/</link>
	<description>Barometer Politik Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Oct 2024 03:19:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-Untitled-1-1-80x80.png</url>
	<title>Matahari Kembar Arsip - Rilpolitik</title>
	<link>https://rilpolitik.com/tag/matahari-kembar/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jubir Jelaskan Maksud Ma’ruf Amin Singgung Matahari Kembar</title>
		<link>https://rilpolitik.com/jubir-jelaskan-maksud-maruf-amin-singgung-matahari-kembar/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/jubir-jelaskan-maksud-maruf-amin-singgung-matahari-kembar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Oct 2024 03:19:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Ma'ruf Amin]]></category>
		<category><![CDATA[Masduki Baidlowi]]></category>
		<category><![CDATA[Matahari Kembar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=9561</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, Rilpolitik.com &#8211; Wakil Presiden Ma’ruf Amin telah...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/jubir-jelaskan-maksud-maruf-amin-singgung-matahari-kembar/">Jubir Jelaskan Maksud Ma’ruf Amin Singgung Matahari Kembar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Rilpolitik.com</strong> &#8211; Wakil Presiden Ma’ruf Amin telah bekerjasama dengan Presiden Joko Widodo (<a href="https://rilpolitik.com/tag/jokowi/"><strong>Jokowi</strong></a>) dengan sangat baik dan saling melengkapi selama lima tahun kepemimpinannya. Menurutnya, aksi saling mengisi dan saling membantu penting dalam menjalankan program-program pemerintah antara presiden dan wakilnya.</p>
<p>Ma&#8217;ruf menjelaskan kolaborasi yang erat antara pemimpin dan masyarakat adalah kunci untuk menghindari potensi konflik yang diibaratkan dengan istilah &#8216;matahari kembar&#8217;.</p>
<p>Juru bicara Wapres RI, Masduki Baidlowi, menjelaskan maksud dari perkataan Ma&#8217;ruf Amin yang menyinggung soal matahari kembar. Masduki menceritakan selama lima tahun menjabat, Ma&#8217;ruf Amin selalu berupaya menjaga kekompakan dengan Presiden Joko Widodo.</p>
<p>&#8220;Jadi maksud tidak ada matahari kembar di situ. Wapres selalu menjaga jangan sampai tidak kompak dengan presidennya,&#8221; kata Masduki kepada wartawan, Rabu (16/10/2024).</p>
<p>Sejak awal, katanya, Ma&#8217;ruf selalu mengibaratkan dirinya dan Jokowi seperti pemain bulu tangkis ganda. Sebagai pemain ganda, kata dia, Ma&#8217;ruf akan menyesuaikan permainan demi menjaga kekompakan.</p>
<p>&#8220;Ketika presiden di depan maka wapres di belakang, dan begitu. Dan itu dijaga benar, ibarat bermain bulu tangkis ganda selalu diulang wapres,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ma&#8217;ruf, lanjut Masduki, juga selalu memberi wejangan ke dirinya selaku Jubir Wapres untuk berhati-hati berbicara di depan umum dan menghindari salah persepsi. Prinsipnya, Ma&#8217;ruf ingin menekankan bahwa tugas dan kewenangan Wapres ada di tangan Presiden.</p>
<p>&#8220;Jangan sampai (bersaing) dengan presiden karena wapres itu akan berfungsi maksimal ketika diberikan tugas dan kewenangan oleh presiden. Juga tidak ada cerita wapres menandatangani kebijakan, nggak ada. Undang-undangnya begitu,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/jubir-jelaskan-maksud-maruf-amin-singgung-matahari-kembar/">Jubir Jelaskan Maksud Ma’ruf Amin Singgung Matahari Kembar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/jubir-jelaskan-maksud-maruf-amin-singgung-matahari-kembar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SBY: Kacau Kalau dalam Kehidupan Bernegara Ada Matahari Kembar</title>
		<link>https://rilpolitik.com/sby-kacau-kalau-dalam-kehidupan-bernegara-ada-matahari-kembar/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/sby-kacau-kalau-dalam-kehidupan-bernegara-ada-matahari-kembar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Sep 2024 13:21:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Kacau]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan Bernegara]]></category>
		<category><![CDATA[Matahari Kembar]]></category>
		<category><![CDATA[SBY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=8825</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, Rilpolitik.com &#8211; Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/sby-kacau-kalau-dalam-kehidupan-bernegara-ada-matahari-kembar/">SBY: Kacau Kalau dalam Kehidupan Bernegara Ada Matahari Kembar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Rilpolitik.com</strong> &#8211; Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (<a href="https://rilpolitik.com/tag/sby/"><strong>SBY</strong></a>) berbicara terkait matahari kembar di politik maupun dalam kehidupan bernegera. Menurutnya, matahari kembar akan membuat kacau dan situasi makin panas.</p>
<p>Presiden RI 2 periode itu mulanya menyinggung dirinya yang tak pernah berkunjung ke kantor DPP Demokrat usai tak lagi jadi ketua umum (ketum). Hal tersebut menjadi bukti kalau memang ia tak lagi mengurus detail terkait urusan partai.</p>
<p>&#8220;Saya punya keyakinan, untuk misi besar yang akan dilakukan Demokrat sekarang dan ke masa depan, memang sejak lima tahun yang lalu ketika kepemimpinan Partai Demokrat beralih ke tokoh dan kader yang lebih muda saya belum pernah ke sini,&#8221; kata SBY di DPP Partai Demokrat di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2024).</p>
<p>SBY pun menyebut hal itu sebagai sikap konsistensi antara ucapan dan perbuatan.</p>
<p>&#8220;Ini membuktikan bahwa ketika saya mengatakan &#8216;saya sekarang tidak lagi menangani politik sehari-hari, day to day politics&#8217;, saya pegang kata-kata saya, meskipun hati saya masih di rumah besar ini,&#8221; ujarnya.</p>
<p>SBY mencontohkan sistem tata surya yang memiliki satu matahari. Dia lantas menganalogikan ke dalam partai yang hanya memiliki satu pemimpin, yakni Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).</p>
<p>&#8220;Ada falsafah yang bagus, belajar dari tata surya, apa yang ada di alam semesta. Di alam ini hanya ada satu matahari, tidak ada lagi. Sama dengan Partai Demokrat yang kita cintai, hanya ada satu matahari, yaitu ketua umum kita,&#8221; ujarnya.</p>
<p>SBY menuturkan akan kacau jika dalam sebuah parpol ada dua matahari. Ia pun menyamakan dalam konteks bernegara.</p>
<p>&#8220;Akan kacau dalam sebuah negara, dalam sebuah, termasuk di partai politik kalau mataharinya banyak, bisa dibayangkan, makin panas, karena matahari satu sudah panas, lalu ada dua, ada tiga, bagaimana?&#8221; tuturnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/sby-kacau-kalau-dalam-kehidupan-bernegara-ada-matahari-kembar/">SBY: Kacau Kalau dalam Kehidupan Bernegara Ada Matahari Kembar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/sby-kacau-kalau-dalam-kehidupan-bernegara-ada-matahari-kembar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
