<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kejuaraan panahan Arsip - Rilpolitik</title>
	<atom:link href="https://rilpolitik.com/tag/kejuaraan-panahan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://rilpolitik.com/tag/kejuaraan-panahan/</link>
	<description>Barometer Politik Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Aug 2026 13:09:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.3</generator>

<image>
	<url>https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-Untitled-1-1-80x80.png</url>
	<title>Kejuaraan panahan Arsip - Rilpolitik</title>
	<link>https://rilpolitik.com/tag/kejuaraan-panahan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Junio Salahuddin Siradj, Taruna SMA TN Cimahi Raih Juara 3 Panahan Berkuda MQ Equestrian Archery di Daarut Tauhiid</title>
		<link>https://rilpolitik.com/junio-salahuddin-siradj-taruna-sma-tn-cimahi-raih-juara-3-panahan-berkuda-mq-equestrian-archery-di-daarut-tauhiid/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/junio-salahuddin-siradj-taruna-sma-tn-cimahi-raih-juara-3-panahan-berkuda-mq-equestrian-archery-di-daarut-tauhiid/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2026 13:09:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Junio Salahuddin Siradj]]></category>
		<category><![CDATA[Kejuaraan panahan]]></category>
		<category><![CDATA[SMA Taruna Nusantara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=18098</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANDUNG, Rilpolitik.com &#8211; Junio Salahuddin Siradj, siswa SMA...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/junio-salahuddin-siradj-taruna-sma-tn-cimahi-raih-juara-3-panahan-berkuda-mq-equestrian-archery-di-daarut-tauhiid/">Junio Salahuddin Siradj, Taruna SMA TN Cimahi Raih Juara 3 Panahan Berkuda MQ Equestrian Archery di Daarut Tauhiid</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDUNG, Rilpolitik.com</strong> &#8211; Junio Salahuddin Siradj, siswa SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi yang juga menjabat Ketua Ekstrakurikuler Berkuda, meraih Juara 3 pada Kejuaraan Panahan Berkuda MQ Equestrian Archery yang digelar di Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, Bandung, Jawa Barat.</p>
<p>Taruna yang akrab disapa Saladin itu bersaing dengan para santri Daarut Tauhiid dan peserta umum yang datang dari berbagai wilayah Indonesia. Kejuaraan mempertandingkan empat rumpun disiplin: <em>Ground Archery</em>, <em>Horseback Archery</em> <em>(Equestrian Archery)</em>, <em>Show Jumping</em>, serta Kajian Furusiyah.</p>
<p>Podium ini jatuh pada bulan yang sama dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebuah kebetulan yang terasa pas: kemerdekaan dulu direbut oleh anak-anak muda yang berani, dan hari ini semangat yang sama diteruskan di arena. Bukan lagi dengan senjata, melainkan dengan disiplin, latihan, dan sportivitas.</p>
<p>Panahan berkuda bukan sekadar olahraga ketangkasan. Dalam tradisi Islam, keterampilan ini dikenal sebagai furusiyah — seni bertempur yang mencakup penguasaan kuda sekaligus busur dan anak panah, pedang, dan tombak. Lebih dari teknik, furusiyah adalah pendidikan karakter: belajar fokus, melatih keberanian, dan menguatkan adab, sekaligus merawat tradisi olahraga kesatria yang dicontohkan Rasulullah SAW.</p>
<p>&#8220;Furusiyah itu bukan cuma soal menang di arena. Yang paling berat justru menang melawan diri sendiri, melawan rasa takut, melawan malas latihan, melawan ego waktu hasilnya tidak sesuai harapan,&#8221; ujar Saladin, Minggu (9/8/2026).</p>
<p>&#8220;Di atas kuda, kita harus mengetahui jati diri kita. Kuda tahu kalau penunggangnya panik. Jadi yang dilatih sebenarnya bukan tangan atau kaki, tapi ketenangan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Bagi seorang taruna, latihan berkuda tidak berhenti pada pembentukan keterampilan; ia membentuk respons karakter. Ketika tekanan datang, yang keluar bukan ketakutan, melainkan apa yang selama ini dilatih: tenang, fokus, disiplin, adaptif, dan bertanggung jawab.</p>
<p>Prinsip inilah yang menjadi benang merah pendidikan di SMA Taruna Nusantara. Pemimpin yang baik bukan hanya tahu apa yang harus dilakukan. Ia telah melatih dirinya sedemikian rupa sehingga tetap mampu melakukan yang benar ketika keadaan jauh dari ideal.</p>
<p>&#8220;Kami tidak mengukur keberhasilan ekstrakurikuler dari jumlah medali. Yang kami cari adalah anak-anak yang terbiasa tenang di bawah tekanan. Medali hanyalah tanda bahwa proses itu berjalan,&#8221; kata Pembina Ekstrakurikuler Berkuda SMA TN Cimahi, Yulianisa Hidayati.</p>
<p>Prestasi ini tidak berdiri sendiri. Saladin menyampaikan terima kasih kepada Pondok Pesantren Daarut Tauhiid selaku penyelenggara, Kepala SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi Mayjen TNI Ardiansyah beserta jajaran, Pembina Ekskul Berkuda Yulianisa Hidayati, serta Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav) TNI AD di bawah Mayjen TNI Eko Susetyo beserta jajaran, yang selama ini membuka fasilitas berkuda sebagai tempat berlatih para siswa SMA TN Cimahi.</p>
<p>&#8220;Kalau bukan karena kuda-kuda dan pelatih di Pussenkav, kami tidak punya tempat berlatih. Prestasi ini milik banyak orang, bukan milik saya sendiri,&#8221; ujar Saladin.</p>
<p>Ajang MQ Equestrian Archery sendiri diharapkan menjadi wadah reguler bagi tumbuhnya olahraga panahan berkuda di Indonesia. Cabang yang dalam satu dekade terakhir berkembang pesat di kalangan pesantren, komunitas, dan sekolah.<br />
Di tahun ke-81 kemerdekaan, semangatnya sederhana: bangsa yang merdeka membutuhkan generasi yang terlatih, bukan hanya cakap, tetapi juga tenang, berani, dan beradab.</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/junio-salahuddin-siradj-taruna-sma-tn-cimahi-raih-juara-3-panahan-berkuda-mq-equestrian-archery-di-daarut-tauhiid/">Junio Salahuddin Siradj, Taruna SMA TN Cimahi Raih Juara 3 Panahan Berkuda MQ Equestrian Archery di Daarut Tauhiid</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/junio-salahuddin-siradj-taruna-sma-tn-cimahi-raih-juara-3-panahan-berkuda-mq-equestrian-archery-di-daarut-tauhiid/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
