<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Karaoke Arsip - Rilpolitik</title>
	<atom:link href="https://rilpolitik.com/tag/karaoke/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://rilpolitik.com/tag/karaoke/</link>
	<description>Barometer Politik Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Nov 2023 08:35:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-Untitled-1-1-80x80.png</url>
	<title>Karaoke Arsip - Rilpolitik</title>
	<link>https://rilpolitik.com/tag/karaoke/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Biadab! Kades Ini Korupsi Dana Desa Hampir Rp1 M, Dipakai Nyawer Pemandu Karaoke</title>
		<link>https://rilpolitik.com/biadab-kades-ini-korupsi-dana-desa-hampir-rp1-m-dipakai-nyawer-pemandu-karaoke/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/biadab-kades-ini-korupsi-dana-desa-hampir-rp1-m-dipakai-nyawer-pemandu-karaoke/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Nov 2023 08:34:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Aklani]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Lontar]]></category>
		<category><![CDATA[Karaoke]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadilan Tipikor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=3006</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rilpolitik.com, Jakarta &#8211; Aklani, mantan Kepala Desa Lontar,...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/biadab-kades-ini-korupsi-dana-desa-hampir-rp1-m-dipakai-nyawer-pemandu-karaoke/">Biadab! Kades Ini Korupsi Dana Desa Hampir Rp1 M, Dipakai Nyawer Pemandu Karaoke</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Rilpolitik.com, Jakarta &#8211;</strong> Aklani, mantan Kepala Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten, yang menjadi terdakwa kasus korupsi <a href="https://rilpolitik.com/tag/dana-desa/">dana desa</a> senilai Rp925 juta, telah mengakui uang hasil korupsinya itu dipakai untuk bersenang-senang dengan para stafnya.</p>
<p>Hal itu terungkap dalam sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor Serang, Banten pada Selasa (31/10/2023) kemarin.</p>
<p>Mulanya, hakim ketua Dedy Adi Saputra bertanya kepada terdakwa dibuat apa saja uang senilai hampir Rp1 miliar itu.</p>
<p>&#8220;Ini total hampir semiliar, banyak banget ini dikemanakan?&#8221; tanya hakim Dedy.</p>
<p>Aklani kemudian menjawab bahwa uang korupsi itu dipakai untuk untuk kebutuhan pribadi. Selain itu, ia juga mengaku bahwa semua stafnya kebagian dana haram itu.</p>
<p>Hakim Dedy terus mengejar pengakuan Aklani terkait peruntukan hasil korupsinya itu. &#8220;Buat beli apa?&#8221; tanya hakim.</p>
<p>Aklani mengaku malu menjawab pertanyaan hakim. Pasalnya, uang itu dipakai untuk hiburan antara lain bayar karaoke, lady companion, dan menyawer bersama para stafnya.</p>
<p>&#8220;Malu ngucapinnya. Kalau saya pakai (kira-kira) Rp 275 juta buat hiburan dengan staf-staf,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Karaoke, Yang Mulia. Nyanyi-nyanyi doang. Ya kalau hiburannya tiap hari,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Tak tanggung-tanggung, Aklani mengaku biasanya menghabiskan Rp 5-9 juta dalam satu malam.</p>
<p>&#8220;Kecilnya aja Rp 5 juta semalam, paling besar Rp 9 juta,&#8221; ujar Aklani.</p>
<p>Diketahui, dana yang digunakan terdakwa Aklani diambil dari proyek-proyek fiktif selama 2020. Misalnya, pembangunan rabat beton di beberapa RT yang nilainya ratusan juta.</p>
<p>Kemudian, ada proyek senilai puluhan juta seperti pelatihan servis ponsel untuk warga saat masa pandemi COVID-19. Ada juga laporan pajak yang tidak disetorkan, bantuan provinsi yang ditilap, hingga gaji pegawai yang tidak dibayarkan.</p>
<p>Kini, Aklani mengaku telah menyesali perbuatannya. Ia berharap agar stafnya yang ikut menikmati uang hasil korupsinya itu juga diproses secara hukum.</p>
<p>&#8220;Saya mau pertimbangan untuk staf saya juga yang merasakan manisnya (dihukum), masa saya sendiri merasakan pahitnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/biadab-kades-ini-korupsi-dana-desa-hampir-rp1-m-dipakai-nyawer-pemandu-karaoke/">Biadab! Kades Ini Korupsi Dana Desa Hampir Rp1 M, Dipakai Nyawer Pemandu Karaoke</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/biadab-kades-ini-korupsi-dana-desa-hampir-rp1-m-dipakai-nyawer-pemandu-karaoke/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Miris! Banyak Kades Habiskan Dana Desa untuk Karaoke</title>
		<link>https://rilpolitik.com/miris-banyak-kades-habiskan-dana-desa-untuk-karaoke/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/miris-banyak-kades-habiskan-dana-desa-untuk-karaoke/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Aug 2023 07:49:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Karaoke]]></category>
		<category><![CDATA[Mendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Tito Karnavian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=1914</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rilpolitik.com, Jakarta &#8211; Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/miris-banyak-kades-habiskan-dana-desa-untuk-karaoke/">Miris! Banyak Kades Habiskan Dana Desa untuk Karaoke</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Rilpolitik.com, Jakarta &#8211;</strong> Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan dirinya hampir setiap minggu mengeluarkan surat permintaan agar Dirjen Staf Pemdes menjadi saksi ahli dalam kasus penyalahguaan <a href="https://rilpolitik.com/tag/uu-desa/">Dana Desa</a> dari kepolisian.</p>
<p>&#8220;Belum lagi laporan lain tentang perilaku oknum kepala desa dan lurah. Ini menjadi bahan koreksi kita semua,&#8221; kata Tito saat memberikan sambutan dalam acara Temu Karya Nasional &amp; Penganugerahan Penghargaan Desa dan Kelurahan Berprestasi tahun 2023 di Jakarta beberapa waktu lalu.</p>
<p>Tito mengatakan banyak kepala desa yang menggunakan anggaran desa di luar kepentingan pelayanan desa. Salah satunya untuk pergi ke tempat karaoke.</p>
<p>Informasi itu Tito dapat dari seorang bupati yang mengeluhkan perilaku kepala desa yang menggunakan dana desa seperti uang pribadi.</p>
<p>Tito menjelaskan bupati tersebut bercerita sejumlah kepala desa langsung ke tempat karaoke begitu menerima dana desa.</p>
<p>&#8220;Ada bupati curhat ke saya. Pak Mendagri, tolonglah dibantu supaya ada pembinaan untuk teman-teman kepala desa agar paham tanggung jawabnya. Jangan dipakai anggaran desa seperti uang sendiri,&#8221; tutur Tito.</p>
<p>Tito mengatakan, bupati itu juga curhat bahwa banyak kepala desa yang ninggalin utang ke tempat karaoke.</p>
<p>&#8220;Akhirnya sering ke tempat karaoke terus ngebon (ngutang). Jadinya yang datang ke kantor bupati itu mami karaoke itu,&#8221; ungkap Tito.</p>
<p>Menurut Tito, bupati itu juga bercerita banyak pemilik karaoke yang datang agar anggaran desa dipotong untuk bayar utang sang kades.</p>
<p>&#8220;Minta anggaran desa untuk membayar utang ke karaoke, dipotong bupati untuk bayar utang. Karena kepala desa dicari nggak ketemu, jadi yang berkembang bukan desanya, tapi nambah banyak karaokenya,&#8221; tutur Tito.</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/miris-banyak-kades-habiskan-dana-desa-untuk-karaoke/">Miris! Banyak Kades Habiskan Dana Desa untuk Karaoke</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/miris-banyak-kades-habiskan-dana-desa-untuk-karaoke/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
